Yayasan Pendidikan Ummi Qurratuain Religius dan Berprestasi, Fokus Pembinaan Akhlak Sejak Dini

Meliana Tasya, telisik indonesia
Senin, 04 Mei 2026
0 dilihat
Yayasan Pendidikan Ummi Qurratuain Religius dan Berprestasi, Fokus Pembinaan Akhlak Sejak Dini
Potret aktivitas belajar siswa yang nyaman dan disiplin. Foto: Meliana Tasya/Telisik

" SDIT Qurratu’ain adalah salah satu sekolah Islam di Kota Kendari yang berlokasi di Jl. Banteng, Kecamatan Poasia "

KENDARI, TELISIK.ID - SDIT Qurratu’ain adalah salah satu sekolah Islam di Kota Kendari yang berlokasi di Jl. Banteng, Kecamatan Poasia. Yayasan ini mengembangkan sistem pendidikan berbasis kurikulum nasional yang dipadukan dengan program keagamaan untuk membentuk karakter siswa sejak usia dini.

Yayasan ini memiliki dua unit pendidikan, yakni taman kanak-kanak (TKIT) yang beroperasi sejak tahun 2021 dan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) yang mulai beroperasi sejak tahun 2023. Sekolah menerapkan Kurikulum Merdeka sesuai dengan aturan PERMENDIKDASMEN Nomor13 Tahun 2025 dengan mengombinasikan kurikulum khas yayasan yang memprioritaskan pada pembinaan akhlak dan nilai-nilai Islam.

Kepala SDIT Qurratu’ain, Arlinda Edayanti, S.Pd menjelaskan, seluruh kegiatan pendidikan telah memiliki izin resmi dan berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah. Selain pembelajaran umum, siswa juga dibiasakan menjalankan kegiatan keagamaan dalam keseharian di sekolah.

“Selain pengetahuan umum, kami juga memprioritaskan pembinaan akhlak siswa melalui berbagai pembiasaan-pembiasaan baik di sekolah,” jelasnya, Jumat (1/5/2026) lalu.

Program pembiasaan tersebut meliputi program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH), zikir pagi dan petang, Salat Duha, salat berjamaah, dan implementasi doa-doa harian. Yayasan juga mengembangkan program tahfiz Al-Quran sebagai salah satu program unggulan, disertai hafalan hadis dan surah-surah pendek dengan target capaian setiap semester.

Baca Juga: SMKN 7 Kendari Komit Cetak Lulusan Siap Kerja, Ini Jurusan Paling Diminati

Program tahfiz menjadi fokus utama dalam pembentukan karakter religius siswa. Selain itu, tersedia program tambahan berupa kelas privat bagi siswa yang ingin memperdalam pembelajaran di luar jam sekolah dengan biaya tersendiri.

Dalam menunjang proses pembelajaran, sekolah memanfaatkan media papan interaktif digital (PID) yang memungkinkan siswa belajar secara aktif, visual dan kolaboratif. Selain kegiatan di dalam kelas, siswa juga mengikuti program outing class ke berbagai lokasi edukatif seperti perpustakaan, museum dan tempat wisata edukasi.

Dari sisi fasilitas, yayasan menyediakan layanan antar jemput siswa serta ruang aula yang digunakan untuk berbagai kegiatan, termasuk pertemuan orang tua dan acara sekolah.

Meskipun tergolong sebagai lembaga pendidikan yang relatif baru, sejumlah siswa telah mengikuti berbagai kompetisi, baik dalam kegiatan keagamaan maupun olahraga, dengan beberapa capaian prestasi.

Keterlibatan orang tua juga menjadi perhatian dalam sistem pendidikan di SDIT Qurratu’ain. Pihak sekolah secara rutin menjalin komunikasi dengan orang tua melalui pertemuan berkala guna memantau perkembangan siswa. Kerja sama orang tua dan guru penting untuk menyelaraskan pendidikan di rumah dan sekolah serta membantu mengatasi kesulitan belajar anak.

“Orang tua dan guru harus berjalan seiring dalam membina anak, agar pembiasaan baik yang diajarkan di sekolah dapat menjadi kebiasaan di rumah, begitupun sebaliknya,” ujarnya.

Baca Juga: SLBN 2 Kendari Gali Potensi Anak Gapai Prestasi Tingkat Nasional

Sebagai upaya peningkatan kualitas pendidikan, sebagian tenaga pendidik telah menyelesaikan Pendidikan Profesi Guru. Selain itu, beberapa guru juga mengikuti Pelatihan Pengembangan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI) yang diselenggarakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Sulawesi Tenggara.

Ke depan, yayasan ini menargetkan dapat mencetak generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus memiliki akhlak mulia dan nilai keimanan yang kuat.

“Harapan kami, sekolah ini dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik dan mengetahui teknologi, tetapi juga berakhlak mulia di tengah perkembangan zaman,” tutupnya. (Adv)

Penulis: Meliana Tasya

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga