KENDARI, TELISIK.ID - Petani yang mengelola sawah di Amohalo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, terancam gagal panen.
Setidaknya ada 25 hektare sawah di lokasi tersebut, berpotensi gagal panen, akibat banjir yang menggenangi sejumlah wilayah di Kota Kendari.
Data Dinas Pertanian (Distan) Kota Kendari, ada 151 hektare luas sawah di Amohalo yang terendam banjir.
Data tersebut berdasarkan catatan Dinas Pertanian (Distan) Kota Kendari yang diperoleh, Selasa (12/5/2026).
"Kami bedakan dua kategori, padi tenggelam dan padi terendam tapi buah masih tampak," kata Kepala Distan Kendari, Imran Ismail, kepada awak media.
