25 Hektare Sawah di Amohalo Kendari Tenggelam, Terancam Gagal Panen

Muhammad Israjab, telisik indonesia
Rabu, 13 Mei 2026
0 dilihat
25 Hektare Sawah di Amohalo Kendari Tenggelam, Terancam Gagal Panen
Potret lahan persawahan di Amohalo, Kecamatan Baruga, Kota Kandari, terendam banjir. Puluhan hektare berpotensi gagal panen. Foto: Israjab/Telisik

" Petani yang mengelola sawah di Amohalo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, terancam gagal panen "

KENDARI, TELISIK.ID - Petani yang mengelola sawah di Amohalo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, terancam gagal panen.

Setidaknya ada 25 hektare sawah di lokasi tersebut, berpotensi gagal panen, akibat banjir yang menggenangi sejumlah wilayah di Kota Kendari.

Data Dinas Pertanian (Distan) Kota Kendari, ada 151 hektare luas sawah di Amohalo yang terendam banjir.

Data tersebut berdasarkan catatan Dinas Pertanian (Distan) Kota Kendari yang diperoleh, Selasa (12/5/2026).

"Kami bedakan dua kategori, padi tenggelam dan padi terendam tapi buah masih tampak," kata Kepala Distan Kendari, Imran Ismail, kepada awak media.

Baca Juga: Status Darurat Banjir Kendari Bisa Diperpanjang, Mentan Amran Sulaiman Turun Tangan

Dengan rincian 73 hektare tenggelam dan 78 hektare padi terendam, namun buah masih tampak.

Selain itu, persawahan Amohalo, menurut data Distan Kendari, ada delapan kelompok tani terdampak banjir atau  bencana hidrometeorologi basah.

Terkait 25 hektare sawah di Amohalo berpotensi gagal panen disampaikan Ketua Poktan Gersamata, Suti.

Untuk kelompok Tani Gersamata, beranggotakan sebanyak 25 orang petani.

"Saya lupa kapan tepatnya (banjir), pokoknya sudah empat malam terendam," katanya saat diwawancarai wartawan di Amohalo.

Dari total lahan 25 hektare, hasil panen diperkirakan bisa mencapai 187,5 ton. Setiap hektar bisa memproduksi sebanyak 7,5 ton padi.

Akibat padi terendam banjir, diprediksi berkurang hampir setengahnya, tersisa sekitar 93 ton.

Kerugian materil yang dialami Kelompok Tani Gersamata ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Menurut Suti, kerugian kelompok taninya yang beranggotakan 25 orang akan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Baca Juga: Akibat Banjir, 2 Hari Air PDAM Kendari Tak Mengalir, 896 Pelanggan di Baruga Terdampak

Kabar baiknya, sebagian besar area persawahan masih terendam, namun sudah berangsur surut.

Ia berharap, masih bisa panen. Meski banjir sempat menggenangi lahan persawahannya.

"Mudah-mudahan air cepat turun, supaya yang terendam itu masih bisa kita panen," katanya. (B)

Penulis: Muhammad Israjab

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga