Oleh: Rosmiati, S.Si
Pemerhati Sosial
KEMISKINAN seolah telah menjadi kawan abadi rakyat dewasa ini. Kondisinya pun semakin tak terkendali, pasca wabah pandemi COVID-19 menghampiri. Kini, sang virus telah memasuki usia 12 bulan. Potret kemiskinan pun kian nyata.
Belum lama ini, Badan Pusat Statistik merilis data, jumlah penduduk miskin di Sulawesi Tenggara (Sultra), meningkat dalam kurun waktu enam bulan terakhir. Berdasarkan data pada September 2020 lalu, penduduk miskin sebanyak 317,32 ribu orang. Dibandingkan Maret tahun yang sama, jumlah penduduk miskin naik 15,5 ribu orang (16/02/2021).
Menurut penuturan Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Agnes Widiastuti, kenaikan angka kemiskinan ini tak hanya dialami penduduk pedesaan melainkan juga dialami penduduk perkotaan. Masing-masing kenaikannya berkisar antara 0,43 dan 0,48 poin dari data Maret 2020.
