adplus-dvertising

Bahas RPD 2023, Bupati La Bakry Pertanyakan Kinerja OPD

M Risman Amin Boti, telisik indonesia
Kamis, 24 Februari 2022
575 dilihat
Bahas RPD 2023, Bupati La Bakry Pertanyakan Kinerja OPD
Bupati Buton, La Bakry saat memberikan sambutan dalam RPD tahun 2023 di aula kantor bupati. Foto: Ist

" RPJMD bertujuan untuk menjadi pedoman Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara teknis penyusunan RPD tahun 2023 "

BUTON,TELISIK.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton melaksanakan konsultasi publik Rancangan Pembangunan Daerah (RPD) Tahun 2023 dan Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2023- 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Buton, La Bakry mengatakan, dalam sistem pemerintahan tentu memiliki pedoman dalam menjalankan roda pemerintahan dan itu berlangsung dari era pemerintahan orde baru (Orba) yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Memang setiap estafet kepemimpinan dibutuhkan yang namanya pedoman akan digunakan kepala daerah untuk melaksanakan tugas-tugas pemerintahan, kalau di zaman orde baru namanya Repelita (Rencana Pembangunan Lima Tahun) dan di daerah disebut RPJMD (Rencangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah),” kata La Bakry di aula lantai 2 kantor bupati kompleks perkantoran Takawa, Pasarwajo, Kamis (24/2/2022).


La Bakry mengatakan, RPJMD bertujuan untuk menjadi pedoman Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara teknis penyusunan RPD tahun 2023.

Menurutnya, penyusunan tersebut sangat penting sebagai evaluasi kinerja pemerintahan La Bakry-Iis Eliyanti sebagai Bupati dan Wakil Bupati Buton sisa masa periode 2017-2022.

Bahkan La Bakry menjelaskan, dalam konsultasi publik kali ini menjadi evaluasi masa pemerintahan Samsu Umar Abdul Samiun-La Bakry sebagai Bupati dan Wakil Bupati Periode 2012-2017.

“Karena masa pemerintahan (La Bakry – Iis Eliyanti) sudah berakhir tahun 2022, maka ini menjadi evaluasi kita dari tahun 2012-2017 kemudian tahun 2017 – 2022,” kata La Bakry.

Ketua DPD II Partai Golkar Buton itu mempertanyakan kinerja para pembantunya di perangkat pemerintahan daerah selama dua periode masa pemerintahan.

Baca Juga: Dukung Pertemuan Lingkar Tambang Aspal Buton, La Bakry: Sepanjang untuk Kemaslahatan Bersama

“Misalkan dinas perikanan, hari ini posisi kita dimana? Di dinas pendidikan, kita di bidang pendidikan kualitas pendidikan, kesiapan infrastruktur kita, SDM sampai dimana? Sehingga pada tahun 2023, Pj itu bisa melanjutkan untuk menyelesaikan yang belum tuntas,” katanya.

Pernyataan La Bakry tersebut sebagai respon pemerintahan La Bakry-Iis Eliyanti berakhir pada Agustus mendatang dan akan diisi oleh Penjabat (Pj) Bupati cukup panjang hingga tahun 2024.

Olehnya itu, La Bakry meminta kepada setiap pimpinan perangkat daerah untuk menyiapkan RPD tahun 2023 secara lengkap untuk menjadi acuan penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024.

“Yang penting data, jadi saya berharap beberapa bulan ke depan siapkan data awal sehingga ketahuan kita start setelah 10 tahun RPJMD dari tahun 2012-2017 kemudian tahun 2017-2022, hari ini kita ada dimana?,” tanya dia.

Baca Juga: Sopir Ugal-ugalan, Peti Kemas di Dermaga Baubau Terjun ke Laut

Ia menjelaskan, pihaknya mengevaluasi RPJMD tahun 2012-2022 untuk mengetahui pembangunan daerah yang telah dicapai selama 10 tahun masa pemerintahan terutama pembangunan infrastruktur jalan.

“Dari jalan kabupaten, berapa yang rusak? Jalan provinsi berapa? Sehingga tahun 2023 dan 2024 bisa diselesaikan,” tegasnya.

Kendati demikian, ia mengevaluasi secara khusus hasil kinerja masa pemerintahan La Bakry-Iis Eliyanti sebagai Bupati dan Wakil Bupati Buton.

“Harus kita punya satu poin yang jelas dalam 3 tahun terakhir ini apa yang dilakukan, semua dinas ya, semua dinas melakukan evaluasi,” katanya. (C)

Reporter: M. Risman Amin Boti

Editor: Kardin

Baca Juga