adplus-dvertising
Logo Telisik.id

Buntut dari Dugaan Malpraktek Bayi, Puluhan Massa Demo Tuntut Direktur RS Konawe Dicopot

889 dibaca Buntut dari Dugaan Malpraktek Bayi, Puluhan Massa Demo Tuntut Direktur RS Konawe Dicopot

Massa demonstrasi di depan Rumah Sakit Konawe. Foto: Ist.

" Kasus dugaan malpraktek yang dilakukan oleh pihak Rumah Sakit Konawe menemui babak baru."

KONAWE, TELISIK.ID - Kasus dugaan malpraktek yang dilakukan oleh pihak Rumah Sakit Konawe menemui babak baru.

Pasalnya, puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Konawe menggelar unjuk rasa di depan RS Konawe, Kamis (10/6/2021).

Dalam aksi tersebut, massa menuntut pihak RS Konawe bertanggungjawab atas hilangnya cuping hidung tulang rawan bayi usia satu bulan yang dirawat di RS Konawe itu.

Salah satu orator aksi, Aljan dalam orasinya, menuntut Direktur RS Konawe, dr Agus Lahida agar segera mundur dari jabatannya.

Baca juga: Penuhi Tuntutan Massa Aksi, Pemda Konsel Sepakat Hentikan Aktivitas PT Asmindo

Baca juga: Belum Dapat Izin, Warga Tolak PT Asmindo Gunakan Jalan Umum

"Pihak Rumah Sakit harus bertanggungjawab atas kejadian ini, kami minta Direktur Rumah Sakit dicopot," ungkapnya.

Sebelumnya, pihak Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Konawe, melalui juru bicaranya, dr. Dyah Nilasari mengaku kejadian tersebut murni bukan malpraktek.

Dimana, yang dilakukan petugas dan dokter sudah sesuai dengan prosedur yang ada, serta juga telah mengedukasi orang tua bayi mengenai efek samping dari penggunaan alat bantu nafas yang diberikan kepada bayi tersebut.

"Kami sudah edukasi orang tua bayi, efek sampingnya ke paru-paru dan luka di hidung. Orang tua bayi setuju dengan tindakan tersebut," terangnya.

Bahkan, kata dr. Nila, pihak RS akan memfasilitasi keluarga bayi untuk dilakukan bedah plastik luka di hidung bayi. (B)

Reporter: Muh. Surya Putra

Editor: Fitrah Nugraha

Copyright © 2019 telisik.id . All rights reserved.

Main Menu

Beranda

Rubrik

News
Metro
Kasus
Peristiwa
Sosok
Cerita
Sehat
Foto
Video