MUNA, TELISIK.ID - Bupati Muna, Bachrun Labuta, dibuat geram oleh manajemen perusahaan sawit PT Krida Agri Sawita (KAS) yang melakukan aktivitas di Kecamatan Kabawo. Pengoperasian PT KAS dianggap telah melanggar aturan.
Perusahaan tersebut juga dituding melakukan praktik premanisme. Bachrun menyebut PT KAS melibatkan preman yang beberapa waktu lalu nyaris memukul anggota DPRD saat melakukan pengawasan di lokasi pembibitan sawit.
PT KAS pun diketahui membeli lahan masyarakat setempat dengan harga yang tidak manusiawi, yakni Rp 1.000 per meter.
"Pola-pola VOC dilakukan, praktik pembodohan dan bisa jadi pembudakan," tegas Bachrun, Minggu (13/5/2025).
Baca Juga: Bappeda Sultra Imbau Forum Lintas Perangkat Daerah Hilangkan Ego dalam Program Pembangunan Terpadu
