KENDARI, TELISIK.ID - Asosiasi Driver Sulawesi Tenggara yang tergabung dari beberapa kelompok serikat buruh berdemonstrasi meminta hak para driver, PT Obsidian Stainless Steel (PT OSS) diduga telah menzalimi para pekerja.
Tampak massa menerobos masuk ke Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulawesi Tenggara, kemudian berlanjut di DPRD Sulawesi Tenggara, Senin (21/8/2023).
Massa yang berjumlah puluhan orang itu pun menyampaikan aspirasinya, terkait ketenagakerjaan perusahaan yang diduga melakukan penindasan serta disinyalir melakukan kejahatan pada para pekerja.
Baca Juga: Kejati Sulawesi Tenggara Didesak Periksa Owner PT Cinta Jaya Soal Kasus Blok Mandiodo
Koordinator lapangan, Sugianto menyampaikan, terkait pengupahan yang dilakukan secara sepihak oleh PT OSS tanpa aturan yang jelas, sehingga dianggap merugikan para pekerja.
