Didemo Ratusan Ojol Soal Kematian Affan, Kapolda Sulawesi Tenggara Janji Sampaikan Aspirasi ke Pusat

Muhammad Bagas Hardiyansa, telisik indonesia
Minggu, 31 Agustus 2025
0 dilihat
Didemo Ratusan Ojol Soal Kematian Affan, Kapolda Sulawesi Tenggara Janji Sampaikan Aspirasi ke Pusat
Ratusan Ojol Kendari geruduk Polda Sultra, tuntut kasus kematian Affan Kurniawan. Foto: Muhammad Bagas Hardiyansa/Telisik

" Ratusan driver ojek online (Ojol) menggelar aksi unjuk rasa di Mapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai bentuk protes atas kematian salah satu rekan mereka Affan Kurniawan yang diduga menjadi korban tindak kekerasan "

KENDARI, TELISIK.ID - Ratusan driver ojek online (Ojol) menggelar aksi unjuk rasa di Mapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai bentuk protes atas kematian salah satu rekan mereka Affan Kurniawan yang diduga menjadi korban tindak kekerasan, Minggu (31/8/2025) sore.

Aksi damai tersebut dimulai sejak pukul 16.30 Wita, di mana para pengemudi Ojol berkumpul dan sangat antusias dalam menyampaikan aspirasi ke Polda Sultra.

Menurut salah satu peserta aksi, Wahyu, demo yang terjadi sangat kondusif dan berjalan lancar. Pihaknya ingin pelaku segera diadili. Dan jangan sampai kejadian seperti itu terus terulang.

Baca Juga: PAD Kendari dari Parkir Melonjak, Masyarakat Diminta Tak Bayar ke Jukir Ilegal

"Bakal ada demo susulan, di mana masyrakat dan mahasiswa juga komunitas Ojol akan bergabung menyampaikan aspirasi di Polda Sultra,” ujar Wahyu.

Dalam orasinya, para demonstran juga meminta pihak kepolisian untuk serius dalam menangani kasus ini dan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi para pengemudi Ojol yang sering bekerja hingga larut malam.

Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko yang menemui massa menyampaikan belasungkawa dan berjanji akan mengusut tuntas kasus tersebut.

Baca Juga: Ratusan Ojol Kendari Aksi Solidaritas untuk Affan Kurniawan di Mapolda Sultra

"Kami akan sampaikan aspirasi demo ini ke pusat," ujar Irjen Pol Didik Agung Widjanarko.

Unjuk rasa berlangsung dengan tertib di bawah pengawasan aparat keamanan. Hingga pukul 18.00 Wita, massa mulai membubarkan diri secara damai setelah menyampaikan tuntutan mereka.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan memunculkan kembali kekhawatiran akan keamanan para pekerja sektor informal di jalanan. Komunitas ojek online berharap kejadian tragis ini menjadi momentum untuk meningkatkan perlindungan dan keamanan kerja mereka ke depannya. (B)

Penulis: Muhammad Bagas Hardiyansa

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

Baca Juga