KENDARI, TELISIK.ID - Buka puasa sangat dinantikan oleh mereka yang berpuasa. Ekspresi kegembiraan penuh syukur nampak di wajah orang-orang yang berpuasa. Rutinitas menjelang magrib terfokus pada persiapan berbuka.

Memang hal demikian itu telah disabdakan oleh Rasulullah Muhammad SAW dalam hadis yang artinya “Bagi orang berpuasa ada dua kebahagiaan: yaitu kebahagiaan ketika berbuka, dan ketika berjumpa Rabbnya bahagia karena puasanya”, (HR. Al-Bukhari Muslim).

Berbuka merupakan rangkaian dari puasa, yang merupakan ibadah. Rasulullah mengamanatkan dalam hadis agar menyegerakan berbuka. Seperti disebutkan dalam hadis yang artinya: “Dari Sahl bin Sa‘ad, Rasulullah saw bersabda: Orang akan selalu baik (sehat) apabila menyegerakan berbuka.” (HR. Muttafaq ‘Alaih).

Berbuka puasa sesuai tuntunan mesti disegerakan, berbeda dengan sahur. Sahur menurut hadis Rasulullah SAW lebih utama diakhirkan. Sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad yang artinya “Dari Abu Dzarr (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Rasulullah saw bersabda: Umatku senantiasa dalam keadaan baik selama mereka menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur”.

Baca juga: Tuntunan Salat Tarawih Lengkap