GenBI UHO Tanam 200 Bibit Mangrove di Pesisir Nambo, Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Hijau jadi Fokus Envicare 2026

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Rabu, 01 Juli 2026
0 dilihat
GenBI UHO Tanam 200 Bibit Mangrove di Pesisir Nambo, Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Hijau jadi Fokus Envicare 2026
GenBI UHO menggelar Envicare 2026 dengan seminar lingkungan dan penanaman 200 mangrove di Nambo Kendari. Foto: Ist.

" Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisariat Universitas Halu Oleo (UHO) menyelenggarakan rangkaian kegiatan GenBI Envicare 2026 "

KENDARI, TELISIK.ID - Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisariat Universitas Halu Oleo (UHO) menyelenggarakan rangkaian kegiatan GenBI Envicare 2026 bertema Eco-Resilience: Mewujudkan Ekonomi Hijau yang Berkelanjutan.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, Kamis-Jumat, 25–26 Juni 2026, di Aula Wakatobi Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tenggara dan kawasan pesisir Jalan Garuda, Kelurahan Nambo, Kota Kendari.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi Program Dedikasi untuk Negeri Bank Indonesia. Selain memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan, kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian mahasiswa penerima Beasiswa Bank Indonesia terhadap isu pelestarian alam dan pembangunan berkelanjutan.

Pada hari pertama, GenBI Envicare 2026 diisi dengan Seminar Envicare yang diikuti sekitar 130 peserta dari kalangan mahasiswa, komunitas lingkungan, serta aktivis kampus. Kegiatan tersebut didukung oleh 53 panitia pelaksana dan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III Universitas Halu Oleo.

Seminar menghadirkan sejumlah materi yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan dan literasi ekonomi. Bank Indonesia memberikan sosialisasi mengenai Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBPR), penggunaan QRIS, serta edukasi PEKA sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan finansial.

Baca Juga: SK Senat Prof Santiaji Bermasalah, Penyaringan 3 Besar Calon Rektor UHO Ditunda

Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai investasi hijau, ketahanan pangan berkelanjutan, hingga pengelolaan sampah dan pemanfaatan limbah untuk mendukung lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Rangkaian seminar ditutup dengan sesi diskusi interaktif, permainan edukatif, serta penyerahan sertifikat dan cenderamata kepada para narasumber yang telah memberikan materi kepada peserta.

Memasuki hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan aksi penanaman 200 bibit mangrove di kawasan pesisir Kelurahan Nambo. Kegiatan diawali dengan penyerahan simbolis bibit mangrove dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tenggara kepada Ketua GenBI Komisariat Universitas Halu Oleo.

Selanjutnya, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk melakukan penanaman mangrove di titik-titik yang telah ditentukan.

Setelah penanaman selesai, seluruh peserta bersama panitia mengikuti kegiatan bersih-bersih kawasan pesisir sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan pantai.

Penanaman mangrove tersebut diharapkan dapat mendukung pelestarian ekosistem pesisir sekaligus menjadi bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim di wilayah Sulawesi Tenggara.

Keberadaan mangrove dinilai memiliki peran penting dalam menjaga garis pantai, mengurangi risiko abrasi, serta menjadi habitat berbagai jenis biota pesisir.

Ketua Panitia Pelaksana, Muh. Irvandi, mengatakan kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya diarahkan sebagai agenda tahunan, tetapi juga diharapkan mampu membangun kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan.

"Kegiatan GenBI Envicare 2026 diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, melainkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan," ujarnya, dalam keterangan tertulis yang diterima telisik.id, Rabu (1/7/2026).

Baca Juga: SMAN 7 Kendari Optimis Kuota Enam Rombel Terpenuhi Melalui Tahap Kursi Kosong SPMB 2026

Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah, lembaga, komunitas, serta masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian lingkungan dan mendorong terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan.

Pelaksanaan GenBI Envicare 2026 juga mendapat dukungan dari berbagai instansi pemerintah, komunitas lingkungan, dan media partner. Keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bagian dari sinergi antara GenBI, Bank Indonesia, serta masyarakat dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Melalui kombinasi seminar edukatif dan aksi nyata di lapangan, GenBI Komisariat Universitas Halu Oleo berupaya mengajak generasi muda untuk tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga terlibat langsung dalam upaya pelestarian alam melalui kegiatan yang berdampak bagi masyarakat dan ekosistem pesisir. (D-Adv)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga