adplus-dvertising

Ingin Dibangunkan Rumah di Surga? Lakukan Amal Saleh Ini

Haerani Hambali, telisik indonesia
Rabu, 15 September 2021
3282 dilihat
Ingin Dibangunkan Rumah di Surga? Lakukan Amal Saleh Ini
Berinfak untuk pembangunan masjid karena Allah, diganjar rumah di surga oleh Allah SWT. Foto: Repro Republika.co.id

" Seorang Muslim memiliki kesempatan untuk dibangunkan rumah di surganya Allah SWT melalui amalan yang mereka lakukan. "

KENDARI, TELISIK.ID - Seorang Muslim memiliki kesempatan untuk dibangunkan rumah di surganya Allah SWT melalui amalan yang mereka lakukan. Hal ini telah disampaikan Rasulullah SAW semasa hidupnya.

Membangun rumah di surga tidaklah sama dengan membangun rumah di dunia.

Membangun rumah di surga lebih mudah bagi orang-orang yang dimudahkan oleh Allah SWT karena yang membangun rumah di surga bukanlah manusia melainkan Allah SWT.

Abu Hurairah r.a berkata: Kami pernah bertanya kepada Rasulullah SAW “Surga itu bangunannya dari apa?”

Beliau menjawab: “Surga itu bangunannya tersusun dari batako yang terbuat dari perak dan emas, adukannya dari campuran minyak wangi kasturi Al-Adzfar, kerikilnya dari mutiara dan permata yang terbuat dari za’faron. Barang siapa memasukinya akan merasa nikmat dan tidak akan pernah binasa, dia akan kekal hidup dan tidak pernah mati, pakaiannya tidak akan kotor dan mereka senantiasa muda tidak akan pernah menua.” (HR. Ahmad dan At-Tirmidzi dan Syaikh Albani).

Lalu dengan cara apa kita bisa membangunnya?

Beberapa amal-amal saleh berikut memudahkan kita untuk meraih surga dan kenikmatannya, seperti dikutip tribunnews.com dari catatanmoeslimah.com.

1. Membangun Rumah di Surga dengan Iman dan Takwa

Bagi orang yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, tidaklah susah untuk meraih rumah di dalam surga Allah.

Karena begitu banyak yang bisa diamalkan oleh orang-orang beriman dan bertakwa yang akan dibalas oleh Allah dan salah satunya dibangunkan rumah di dalam surga yang penuh dengan kenikmatan.

Allah SWT berfirman dalam QS. Az-Zumar ayat 20 yang artinya: “Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya, mereka mendapat tempat-tempat yang tinggi (di surga), di atasnya dibangun pula tempat-tempat yang tinggi, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Allah telah berjanji dengan sebenar-benarnya. Allah tidak akan memungkiri janji-Nya.”

Nabi SAW. bersabda:

“Aku menjamin bagi siapa saja yang beriman kepadaku, masuk Islam dan hijrah akan dibangunkan untuknya sebuah rumah di pinggir surga, di tengah surga, dan rumah di tempat tertinggi dari bilik-bilik surga. Dan aku menjamin bagi siapa saja yang beriman kepadaku, masuk Islam dan berjihad di jalan Allah dengan rumah di pinggir surga, di tengah surga dan rumah diatas bilik surga. Maka barang siapa yang melakukan hal itu dengan tidak meninggalkan kebaikan, kecuali dia lakukan dan tidak pula kejelekan kecuali dia berlari menghindar darinya, maka matilah di manapun dia mau.” (HR. An-nasai, Ibnu Hibban, al-Hakim, dan Syaikh Albani yang menyahihkannya).

2. Rumah di Surga Dibangun dengan Salat Berjamaah

Menurut pendapat yang kuat, salat berjamaah di masjid hukumnya wajib bagi kaum pria kecuali udzur.

Apa susahnya menyempatkan waktu untuk berjamaah salat di masjid? Malas dan sibuk itulah yang menjadi alasan terbanyak. Padahal jika kembali pada hakikatnya, Hidup itu untuk ibadah.

Sesibuk apapun, ibadah adalah kebutuhan primer yang wajib hukumnya dan lebih afdhol jika dilakukan secara berjamaah.

Membangun rumah di dunia yang kenikmatannya hanya sesaat, dibangun mati-matian, banting tulang siang malam, pikiran tenaga habis terkuras demi kenikmatan sesaat.

Tapi sudahkah kita mempersiapkan bangunan kokoh yang abadi di dalam surga?

Rasulullah SAW. bersabda:

“Barang siapa pergi ke masjid baik pagi maupun petang (untuk ibadah), niscaya Allah akan menyediakan baginya suatu tempat persinggahan di Surga, (yakni) setiap kali ia pergi di pagi atau petang.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Baca juga: Kematian Mendadak Tanda Suul Khatimah? Ini Penjelasannya

3. Salat Malam, Berpuasa dan Suka Memberi Makan

Rasulullah SAW bersabda:

 “Sesungguhnya di surga itu ada ruang-ruang yang dapat dilihat luarnya dari dalam, dan dalamnya dari luarnya. Maka orang badui berkata: “untuk siapa itu yaa Rasulallah?” Beliau menjawab: Untuk orang yang baik perkataannya, memberi makan kepada orang lain, berpuasa terus menerus (puasa nabi daud) dan salat pada malam hari sewaktu manusia tidur nyenyak.” (HR. At-Tirmidzi).

4. Menjaga Lisan dan Berakhlakul Karimah

Dalam agama Islam, hukum berdebat adalah terlarang kecuali yang mendatangkan kemaslahatan, membantah syubhat, dan menegakkan kebenaran.

Jika perdebatan hanyalah ajang untuk menjatuhkan lawan dan tidak mendatangkan kemaslahatan, sebaiknya dihindari dan ditinggalkan.

Semoga Allah mengganti kesabarannya dengan rumah di dalam surga.

Dari Abu Umamah r.a Rasulullah SAW. bersabda:

“Aku menjamin sebuah rumah di pinggir surga bagi siapa saja yang meninggalkan perdebatan meskipun mengandung kebenaran, Aku juga menjamin rumah di tengah surga bagi siapa saja yang meninggalkan kebohongan meskipun bercanda, dan rumah di puncak surga bagi siapa saja yang memperbaiki akhlaknya (sampai berakhlakul karimah atau akhlak yang baik).” (HR. Abu Dawud).

5. Salat Dhuha Empat Rakaat dan Qabliyah Zuhur Empat Rakaat

Dari Abu Musa al-Asy’ari ra Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa salat dhuha empat rakaat dan empat rakaat sebelum salat pertama (zuhur), maka dibangunkan baginya rumah di dalam surga.” (HR. At-Tabrani).

6. Membaca Surat Al-Ikhlas Minimal 10 Kali Setiap Hari

Banyak keutamaan dalam membaca dan memahami surat Al-Ikhlas.

Dan jika kita mengamalkan surat ini minimal sepuluh kali dalam sehari, Allah akan memberikan istana di dalam Surga-Nya.

Muadz bin Anas al-Juhani r.a berkata bahwa Rasulullah SAW. bersabda:

“Siapa yang membaca (Surat Al-Ikhlash) sampai mengkhatamkannya sebanyak sepuluh kali, niscaya Allah akan membangunkan baginya istana di surga.” (HR. Ahmad).

7. Menjalankan Salat Sunnah Rawatib

Menjalankan salat sunnah rawatib yakni empat rakaat sebelum zuhur, dua rakaat setelahnya, dua rakaat setelah magrib, dua rakaat setelah salat isya, dan dua rakaat sebelum salat subuh tidaklah memakan waktu yang cukup lama.

Masih lebih lama kita menghabiskan waktu sia-sia seperti nonton tv, main game, ngobrol, tidur dan lain sebagainya.

Akan tetapi, amalan sunnah ini jika diamalkan secara rutin, Insya Allah akan memberikan banyak manfaat bagi yang menjalankannya.

Seperti hadis berikut : “Tidaklah seorang hamba muslim yang setiap harinya menjalankan salat sunnah dua belas rakaat selain menjalankan salat fardu, kecuali baginya dibangunkan sebuah rumah di dalam surga.” (HR. Muslim).

Baca juga: Inilah Orang-Orang yang Bangkrut di Hari Kiamat

8. Puasa Wajib dan Sunnah

Orang yang rajin berpuasa akan disediakan baginya rumah di dalam surga dan masuk melalui pintu yang bernama ar-Rayyan.

Abu Said al-Khudri r.a berkata, bahwa Rasulullah SAW. bersabda:

“Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah, kecuali Allah akan menjauhkan wajahnya dari api neraka sejauh tujuh puluh ribu musim.” (HR. Muslim).

9. Surga Dibangun dengan Memperbanyak Zikir

Zikir merupakan amalan yang sangat mulia, karena langsung berhubungan dengan Allah SWT.

Banyak mengingat Allah dalam setiap waktu, tentu Allah akan membalasnya dengan pahala yang berlipat ganda juga diberikan rumah di dalam Surga untuk orang-orang yang gemar berzikir.

Maka perbanyaklah membaca zikir pagi, siang, sore dan malam agar Allah memudahkan segala urusan kita dan memberikan apa yang sangat dibutuhkan kita kelak di akhirat.

10. Menjenguk Saudaranya yang Sakit

Jika ada waktu, sempatkan untuk menjenguk saudaranya yang lagi sakit walaupun hanya beberapa menit.

Karena di balik itu, selain untuk mempererat hubungan tali silaturahmi, ternyata Allah telah menyiapkan sesuatu yang berharga untuk hambanya yang mau menjenguk saudara seimannya yang lagi sakit.

Dari Abu Hurairah r.a.,berkata bahwa: Rasulullah SAW. bersabda yang artinya: “Barang siapa menjenguk orang sakit atau mengunjungi saudaranya muslim karena Allah, maka malaikat akan menyeru kepadanya, “hidupmu adalah baik dan baik pula langkahmu menuju akhirat, serta engkau telah menyiapkan tempat di surga“.” (HR. Ibnu Majah & at-Tirmidzi).

11. Rumah di Surga Dibangun dengan Bersabar

Bersabar ketika mendapat musibah, cobaan dan ujian dari Allah SWT akan dibalas dengan pahala yang amat besar dan Allah akan membangunkan rumah di dalam surga bagi orang-orang yang bersabar.

Sebagai umat Islam yang beriman, kita tidak boleh putus asa dan berlarut-larut dalam kesedihan, tetapi hendaknya kita beristirja’ karena Allah akan mengasihi dan menyayangi hambanya yang sabar.

Rasulullah SAW. bersabda:

“Apabila anak seorang hamba meninggal dunia, maka Allah berkata kepada malaikatNya, “Kalian telah mengambil nyawa anak hambaKu?” Mereka bmenjawab, “Benar.” Allah berfirman, “kalian telah mencabut nyawa buah hatinya?” Mereka menjawab, “Benar.” Lalu Allah berfirman, “Apa yang dikatakan oleh hambaKu?” Mereka berkata, “Ia memujiMu dan mengucapkan istirja’ (Innaa Lilaahi Wa Innaa Ilaihi Raaji’uun).”Maka Allah berfirman, “Bangunkan bagi hambaKu itu rumah di Surga dan beri nama rumah itu dengan Baitulhamdi (Rumah Pujian).” (HR. At-Tirmidzi).

12. Membangun Masjid karena Allah

Masjid merupakan tempat yang paling disukai Allah, karena masjid adalah tempat ibadah, tempat berzikir dan tempat berkumpulnya orang-orang beriman.

Sedangkan tempat yang paling Allah benci adalah pasar.

Maka, barang siapa yang membangun masjid karena mengharap rida Allah meskipun sekecil sarang burung, Insya Allah akan dibalas dengan dibangunkan rumah di surgaNya.

Hadis tentang surga dibangun dengan membangun masjid

“Siapa yang membangun satu masjid untuk Allah maka Allah akan membangunkan untuknya satu rumah di surga.” (Muttafaqun ‘alaih).

13. Menutup Celah Shaf Dalam Salat

“Barang siapa merapatkan shaf dalam salat yang renggang, maka Allah akan membangunkan rumah untuk dia di surga dan Allah akan mengangkat derajatnya.”

14. Membaca Doa Saat Masuk Pasar

Pasar merupakan tempat yang paling tidak disukai Allah SWT.

Ketika kita masuk pasar atau supermarket maupun mall (tempat berbelanja) banyak sekali godaannya.

Oleh karenanya, berzikirlah saat masuk pasar.

Nabi SAW. bersabda, “Barangsiapa masuk pasar lalu ia mengucapkan, "Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan, bagi-Nya segala pujian. Dia-lah Yang Menghidupkan dan Yang Mematikan. Dia-lah Yang Hidup, tidak akan mati. Di tangan-Nya kebaikan. Dia-lah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu," niscaya Allah menuliskan baginya sejuta kebaikan dan menghapuskan darinya sejuta kejelekan serta mengangkat derajatnya hingga sejuta derajat. Dan Allah membangunkan baginya rumah di surga." (HR Ahmad). (C)

Reporter: Haerani Hambali

Editor: Fitrah Nugraha

Artikel Terkait
Baca Juga