adplus-dvertising

Jembatan Penghubung dan Kereta Api Trans Sulawesi Bakal Dibangun di Sultra

Sunaryo, telisik indonesia
Sabtu, 05 Juni 2021
5672 dilihat
Jembatan Penghubung dan Kereta Api Trans Sulawesi Bakal Dibangun di Sultra
Wakil Ketua Komisi V DPR-RI, Ridwan Bae (kanan) bersama Bupati Muna, LM Rusman Emba dan Wakil Ketua DPRD, Muhamad Natsir Ido. Foto: Sunaryo/Telisik

" Insya Allah, selama saya masih di DPR-RI, jembatan penghubung dan kereta api trans Sulawesi akan menjadi prioritas. "

MUNA, TELISIK.ID - Pembangunan infrastruktur di Sulawesi Tenggara (Sultra) terus digenjot. Sebagai wakil rakyat Sulawesi Tenggara di DPR-RI, Ridwan Bae berupaya memboyong anggaran dari pusat sebanyak mungkin.

Ada tiga program pembangunan yang akan menjadi prioritasnya selama duduk di parlemen. Pembangunan jembatan penghubung Muna-Buton, Muna-Konawe Selatan (Konsel) dan kereta api dari Kendari-Kolaka-Kolaka Utara (Kolut).

Ketiga program tersebut telah termuat dalam rencana pembangunan jangka menenegah nasional (RPJMN) 2019-2024.


"Insya Allah, selama saya masih di DPR-RI, jembatan penghubung dan kereta api trans Sulawesi akan menjadi prioritas," kata Ridwan Bae di sela-sela kunjungannya di Kabupaten Muna, Jumat (4/6/2021).

Ketiga program tersebut progresnya sudah mulai ada. Jembatan penghubung Muna-Buton sudah memasuki tahap lelang fisik. Lalu, jembatan Muna-Konsel telah memasuki tahapan studi kelayakan. Begitu juga dengan kereta api.

Baca juga: Proses Perceraian Tanpa Melalui Pengadilan Agama Dianggap Tidak Sah

Baca juga: Batal ke Tanah Suci Tahun Ini, 144 CJH Koltim Kembali Harus Bersabar

Mantan Bupati Muna dua periode itu punya pandangan sendiri terkait ketiga program pembangunan tersebut yakni, wilayah daratan Kendari dan kepulauan Muna-Buton, masuk dalam trans Sulawesi. Sehingga dengan pembangunan jalur transportasi tersebut, mempermudah akses masyarakat.

"Bila semuanya sudah terealisasi, secara otomatis perekonomian juga meningkat," ujarnya.

Selain tiga program itu, mantan Ketua DPD I Golkar Sultra itu tetap akan memperhatikan pembangunan infrastruktur di daerah. Di Kabupaten Muna misalnya, program pembangunan yang sumber pendanaannya dari APBN telah banyak dikucurkan. Antara lain tahun ini yang dikucurkan adalah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), pembangunan rumah susun (Rusun) Pemkab Muna sebesar Rp 23,6 miliar dan rumah khusus nelayan Rp 3,2 miliar.

Kemudian, untuk tahun 2022 mendatang, pembangunan jalan trans Muna sepanjang 200 km yang membentang di wilayah Kabupaten Muna melewati bibir pantai menghubungkan Kabupaten Muna Barat (Mubar) dan Buton Tengah (Buteng) telah mendapat alokasi anggaran awal sebesar Rp 70 miliar. Ditambah pengembangan kawasan Motewe sebesar Rp 35 miliar.

"Untuk wilayah daratan, ada pembangunan bendungan di Kolaka Timur (Koltim) dan Konawe," pungkasnya.  (B)

Reporter: Sunaryo

Editor: Haerani Hambali

TAG:
Artikel Terkait
Baca Juga