adplus-dvertising

Jenazah Pria Ditemukan Terapung di Tambak Garam Kupang

Berto Davids, telisik indonesia
Sabtu, 16 April 2022
380 dilihat
Jenazah Pria Ditemukan Terapung di Tambak Garam Kupang
Jenazah korban saat dievakuasi usai ditemukan tenggelam di tambak garam. Foto: Ist

" Jenazah pria teridentifikasi bernama Oni Nitanel Salai (22), warga RT 09/RW 05, Desa Oelatimo, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang ditemukan mengapung di tambak garam Gin, muara Hauputu, Desa Bipolo, kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang "

KUPANG, TELISIK.ID - Jenazah pria teridentifikasi bernama Oni Nitanel Salai (22), warga RT 09/RW 05, Desa Oelatimo, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang ditemukan mengapung di tambak garam Gin, muara Hauputu, Desa Bipolo, kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Sabtu (16/4/2022).

Informasi yang diperoleh, ia ditemukan oleh dua nelayan masing-masing bernama Ori Lake dan Oko Jutajo, warga RT 01/RW 01, Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang yang hendak memukat ikan di muara Hauputu.

Saat itu air sedang pasang sehingga jenazah tersebut hanyut. Ori Lake pun mengikat tangan kiri jenazah menggunakan seutas tali gewang dan mengikat jenazah di pinggir muara tersebut agar tidak hanyut terbawa arus.


Kemudian Ori Lake naik ke kampung Bipolo dan memberitahukan warga.

Atas informasi tersebut, kepala desa bersama Bhabinkamtibmas Desa Oelatimo, Bripka Frengki Yulius Nomleni dan keluarga korban mendatangi lokasi kejadian.

Baca Juga: Senjata Makan Tuan, Pria di Bombana Tewas di Tangan Rekannya Usai Pesta Miras

Setelah di TKP, Bhabinkamtibmas Desa Oelatimo Bripka Frengki Yulius Nomleni bersama 4 orang warga Desa Oelatimo pergi mengangkut korban untuk dibawa ke tepi karena saat itu jarak antara korban dengan darat sekitar 300 meter.

Kapolres Kupang, AKBP FX Irwan Arianto menyebutkan, sesuai informasi yang diperoleh dari keluarga korban bahwa korban hilang sejak Rabu lalu.

Rabu (13/4/ 2022), sekitar pukul 09:00 Wita, korban bersama kedua orang tuanya pergi ke kebun untuk memanen kacang tanah.

"Sekitar pukul 15:00 Wita, korban tanpa sepengetahuan orang tua kembali ke rumah," terang Kapolres.

Saat kedua orang tua korban tiba di rumah, korban ternyata tidak berada di rumah. Saat itu juga keluarga memberitahukan kepada tetangga serta warga untuk melakukan pencarian.

"Usaha pencarian tidak membuahkan hasil selama 3 hari," ujarnya.

Sabtu (16/4/2022), keluarga dan warga mendapat informasi dari nelayan warga Desa Nunkurus bahwa ditemukan jenazah di muara Desa Bipolo.

"Keluarga korban dan bhabinkamtibmas mendatangi TKP untuk memastikan dan ternyata jenazah tersebut adalah korban yang hilang sejak Rabu lalu," ungkap Kapolres.

Sementara itu, Kapolsek Kupang Timur, Iptu Viktor H Seputra menerangkan, korban diketahui mengalami gangguan jiwa sejak berumur 5 tahun. Kemungkinan korban sampai ke TKP karena korban tersesat dan menurut keluarga korban hal ini sering terjadi akan tetapi ketika dilakukan pencarian, selalu didapati korban masih hidup.

Baca Juga: Anggota DPRD Ini Ditemukan Gantung Diri, Begini Gelagat Anehnya Sebelum Tewas

"Tim medis Puskesmas Naibonat Halena Atawolo, AMd.Kep dan Antonius Pahkoib pun sudah melakukan visum terhadap jenazah korban," kata Kapolsek.

Tubuh korban sudah bengkak dan kulit mulai terkelupas. Wajah korban hitam bengkak serta perut lorban sudah pecah.

"Dari hasil pemeriksaan luar tim medis diperkirakan korban sudah meninggal 3 hari dan pada tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan," tutup Kapolsek. (B)

Reporter: Berto Davids

Editor: Kardin

Baca Juga