BAUBAU, TELISIK.ID - Kantoki adalah kuliner khas dari Pulau Makasar, Kota Baubau, yang terbuat dari gonad (telur) kaumbai/tao yang dikukus dalam cangkang duri babi.
Menu seafood ala Jepang ini telah lama populer di kalangan masyarakat Buton dengan berbagai penyebutan nama. Khusus di Pulau Makasar, masyarakat meyebut makanan tersebut dengan nama kantoki.
Sampai saat ini, dalam cakupan wilayah Kota Baubau, masyarakat Pulau Makasar khususnya di Lingkungan Bonelalo, Kelurahan Sukanaeo, masih tetap membuat dan menjual kuliner khas tersebut.
Untuk menghasilkan satu porsi kantoki, setidaknya dibutuhkan 20 - 30 ekor kaumbai/tao atau bulu babi segar untuk diambil gonad (telurnya) yang kemudian dikukus pada cangkang duri babi.
Proses pembuatannya pun hanya menggunakan alat seadanya. Duri babi dibersihkan durinya sehingga tidak melukai tangan ketika hendak mengambil gonad (telur) nantinya. Kemudian cangkang duri babi dibelah menjadi dua bagian untuk memudahkan proses pengambilan gonad dengan menggunakan pisau dapur ataupun parang.
