MUNA, TELISIK.ID - Kasus dugaan asusila/perzinahan yang dilakukan Wakil Ketua DPRD Muna, CH dengan sraf pribadinya berinisial IT masih terus menyita perhatian publik.
Pengamat Politik Sultra, Muhamad Najib Husain menerangkan, sebagai pejabat publik dan juga merupakan wakil rakyat, seharusnya tidak melakukan hal tersebut. Karena, tentunya akan mencoreng nama partai Demokrat. Olehnya itu, saat ini yang dibutuhkan adalah ketegasan dari partai untuk menindaki kadernya yang telah melakukan pelanggaran moral.
"Walupun belum ada putusan bersalah atau tidak, partai harus bersikap. Karena, perbuatan itu tidak bisa dipisahkan dengan wilayah publik, walaupun tindakannya adalah perbuatan pribadi," kata Najib, Minggu (16/1/2022).
Sebagai langkah awal, menurut Dosen FISIP UHO itu, partai harus memberikan teguran serta pembinaan terhadap kedua kadernya itu. Jika perlu bila terbukti bersalah, partai bisa memberi sanksi tegas sebagai sebuah tindakan efek jerah, sehingga tidak ada lagi kader yang melakukan hal-hal seperti itu.
"Isu tindakan moral ini sangat peka terhadap psikologi pemilih. Walapun masih dalam asas praduga tak bersalah, partai sudah harus melalukan langkah-langkah, agar tidak menjadi liar," terangnya.
