Kejari Wakatobi Tingkatkan Kasus Dugaan Korupsi BOS SMAN 2 Wangi-Wangi ke Penyidikan, Tersangka Tunggu Hasil Audit
Zulkifli Herman Tumangka, telisik indonesia
Senin, 04 Mei 2026
0 dilihat
Dugaan korupsi dana BOS di SMAN 2 Wangi-Wangi masuk tahap penyidikan. Foto: Zulkifli/Telisik
" Kejaksaan Negeri (Kejari) Wakatobi resmi meningkatkan status penanganan kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMA Negeri 2 Wangi-Wangi ke tahap penyidikan "

WAKATOBI, TELISIK.ID - Kejaksaan Negeri (Kejari) Wakatobi resmi meningkatkan status penanganan kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMA Negeri 2 Wangi-Wangi ke tahap penyidikan.
Peningkatan status ini dilakukan setelah tim penyidik memeriksa puluhan saksi dari berbagai unsur, mulai dari pihak sekolah hingga masyarakat. Dalam proses tersebut, sedikitnya 78 orang telah dimintai keterangan guna mengungkap dugaan penyimpangan anggaran BOS tahun 2021 hingga 2025.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Wakatobi, Reza Kharisma Wibowo menyampaikan pada tahap penyidikan ini, pihaknya masih terus mendalami peran masing-masing pihak serta mengumpulkan alat bukti tambahan untuk memperkuat perkara.
Meski demikian, Kejari Wakatobi belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Penetapan tersangka masih menunggu hasil audit kerugian negara yang saat ini sedang berproses.
Baca Juga: Sidang Tipikor Dugaan Korupsi Kapal Azimut, Tiga Saksi ASN Diperiksa Hakim
“Penetapan tersangka menunggu hasil audit kerugian negara,” ujarnya.
Kasus ini sendiri mencuat setelah adanya aksi protes dari ratusan siswa pada 2025 lalu yang menyoroti dugaan ketidaktransparanan dalam pengelolaan dana sekolah.
Di tengah proses hukum yang berjalan, aktivitas di SMA Negeri 2 Wangi-Wangi terpantau tetap berlangsung seperti biasa.
Baca Juga: Korupsi Rp 510 Juta, Polres Muna Tahan Mantan Plt Kades Labulu-bulu
Pantauan Telisik.id di sekolah, menunjukkan kegiatan belajar mengajar berjalan normal tanpa gangguan berarti, meskipun polemik dugaan korupsi masih bergulir.
Sementara itu, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi. Saat dikunjungi, kepala sekolah tidak berada di tempat sehingga belum dapat dimintai konfirmasi terkait perkembangan kasus tersebut.
"Kami tidak berani memberikan keterangan, bagusnya langsung saja ke kepala sekolah," ujar Pelaksana Harian Kepala SMAN 2 Wangi-Wangi, Asman Hamdi, Senin (4/5/2026). (B)
Penulis: Zulkifli Herman Tumangka
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS