adplus-dvertising

Lebih Cepat, Jemaah An Nadzir Gowa Laksanakan Salat Id Hari Ini

Rezki Mas'ud, telisik indonesia
Rabu, 12 Mei 2021
971 dilihat
Lebih Cepat, Jemaah An Nadzir Gowa Laksanakan Salat Id Hari Ini
Jemaah An Nadzir Gowa usai laksanakan salat id. Foto: Rezki Mas’ud/Telisik

" Saya kira itu karena mungkin beda tampilan ya secara umum dari pada saudara-saudara muslim kita yang lain, misalnya An-Nadzir itu ciri khasnya pakai sorban, jenggot, kemudian panjang rambut, dipirang, kemudian pakai jubah, gamis. "

GOWA, TELISIK.ID - Jemaah An-Nadzir di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan melaksanakan salat Idul Fitri pada Rabu (12/3/2021) pagi ini. 

Salat id ini dilakukan lebih awal dari penetapan pemerintah 1 Syawal 1442 Hijriah yang jatuh pada Kamis (13/5/2021) besok.

Pantauan Telisik.id, ratusan jemaah An-Nadzir menggelar salat id di Kelurahan Mawang, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Mereka meyakini Ramadan telah berakhir dan kini telah masuk 1 Syawal 1442 H.


Baca juga: Pengemudi Xenia Tabrak Pengendara Motor di Kolut

Baca juga: Warga Konawe Tak Dibolehkan Takbir Keliling

Menurut mereka, 1 Syawal telah masuk pada Selasa (11/5/2021) pukul 13:00 Wita. Namun hari ini baru melaksanakan salat Idul Fitri. Seusai salat id, para jemaah mendengarkan khutbah Idul Fitri.

"Kita sama-sama tahu bahwasanya kurang lebih 20 tahun jemaah An-Nadzir ini muncul di tanah air yang memiliki ciri khas, yang ketika awal-awal banyak mencurigai An-Nadzir. Ada yang mengatakan aliran sesat, ada yang mengatakan aneh, teroris dan sebagainya. Sesungguhnya semua itu adalah tidak ada pembuktian sama sekali," jelas Samiruddin saat khutbah salat id.

Saat ditemui wartawan, Samiruddin kembali menjelaskan bagaimana jemaah An-Nadzir berhasil menyingkirkan stigma yang ada dan mereka mulai diterima masyarakat sekitar dan pemerintah.

"Saya kira itu karena mungkin beda tampilan ya secara umum dari pada saudara-saudara muslim kita yang lain, misalnya An-Nadzir itu ciri khasnya pakai sorban, jenggot, kemudian panjang rambut, dipirang, kemudian pakai jubah, gamis," kata Samiruddin. (B)

Reporter: Rezki Mas'ud

Editor: Haerani Hambali

TAG:
Baca Juga