BAUBAU, TELISIK.ID - Guna mengembalikan keaslian nilai budaya dan adat istiadat Buton, sejumlah pemerhati budaya yang tergabung dalam forum pemerhati budaya Buton (FPBB) menggelar pertemuan di Aula Metro, Sabtu (16/01/2020).
Pertemuan dengan tema "Koja-koja Poadati" ini mengangkat judul, pelembagaan adat dan tradisi Buton kini dan masa yang akan datang.
Koordinator forum pemerhati budaya Buton, La Ode Azlan Aziz mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menyempurnakan kembali budaya Buton pada tatanan original atau keasliannya.
Caranya, kata dia, dimulai dengan mengumpulkan masyarakat adat dari kelompok bangsawan Walaka maupun Kaomu atau biasa disebut kadie to nunca (dalam). Sehingga lembaga adat yang ada saat ini dapat terlegitimasi oleh masyarakat dan pemerintah baik daerah maupun provinsi.
"Ini juga merupakan keinginan dari generasi muda agar bagaimana tokoh adat ini bisa menjadi panutan masyarakat," ungkap Aba sapaan akrab La Ode Azlan Aziz.
