adplus-dvertising

Mahasiswa Desak Presiden Ganti Kapolri Listyo Sigit Soal Kematian Brigadir J

Reza Fahlefy, telisik indonesia
Kamis, 04 Agustus 2022
11201 dilihat
Mahasiswa Desak Presiden Ganti Kapolri Listyo Sigit Soal Kematian Brigadir J
AMPS mengelar demonstrasi di depan Gedung Markas Polda Sumatera Utara, Kamis (4/8/2022), terkait dengan kematian Brigadir J. Foto: Ist

" Ratusan orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Provinsi Sumatera Utara (AMPS) mengelar demonstrasi di depan Gedung Mapolda Sumatera Utara "

MEDAN, TELISIK.ID - Ratusan orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Provinsi Sumatera Utara (AMPS) mengelar demonstrasi di depan Gedung Mapolda Sumatera Utara, Kamis (4/8/2022).

Massa dengan tegas mendesak polisi segera mengusut tuntas kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J yang tewas di rumah dinas Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, di kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, 8 Juli 2022.

Massa menggelar orasi dan menyampaikan aspirasi. Mereka juga membawa spanduk yang bertuliskan 'Save Brigadir Josua Hutabarat'. Ada juga spanduk bertuliskan 'Pak Presiden Jokowi Perhatikan Kasus Ini'.


"Siapa dalang dan aktor pembunuhan Almarhum Brigadir J. Ada apa ini dengan institusi Polri? Kami mendesak Kapolri untuk mengungkap kasus kematian Brigadir J," tegas Koodinator Aksi, Riski Yusuf Siregar.

Peserta aksi juga mempertanyakan dengan tegas apakah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tidak mampu mengungkap kasus kematian Brigadir J.

Baca Juga: Kecamatan Cibal Barat Manggarai NTT, Terdeteksi Rawan Pangan

"Bapak Presiden yang kami hormati, kami memohon dengan hormat, jika tidak mampu lagi Kapolri mengungkap kasus ini sebaiknya diganti saja. Kenapa susahnya kasus ini diungkap, tempat kejadian perkara jelas, korbannya jelas, yang menembak jelas, namun sampai sekarang sudah lebih tiga pekan," tegasnya.

Kepala Subbid Penerangan Masyarakat, Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Utara, AKBP Herwansyah ketika dikonfirmasi awak media, membenarkan adanya demo yang dilakukan salah satu kelompok masyarakat.

Baca Juga: Pilkades Serentak di Konawe Diundur Oktober

"Jadi, masyarakat yang hadir tadi menyampaikan agar proses atau kasus dugaan pembunuhan yang membuat Brigadir J tewas segera diungkap. Jadi, sudah kami terima tadi perwakilan dari massa," ucapnya.

Dalam hal ini, Bidang Humas Polda Sumatera Utara akan menyampaikan aspirasi dari massa kepada pimpinannya.

"Pastinya, setiap aspirasi dari masyarakat akan ditindaklanjuti. Sesuai dengan aturannya," terangnya. (B)

Penulis: Reza Fahlefy

Editor: Kardin

Artikel Terkait
Baca Juga