adplus-dvertising

Mr Li Mengaku Sangat Terpukul Atas Kasus yang Menimpanya

Muhamad Surya Putra, telisik indonesia
Senin, 20 Juli 2020
1361 dilihat
Mr Li Mengaku Sangat Terpukul Atas Kasus yang Menimpanya
Mr. Li Shanbing. Foto: Muh Surya Putra/Telisik

" Saya sangat tidak menduga, saya terpukul atas kejadian ini. "

KONAWE, TELISIK.ID - Nama Mr Li belakangan ini menjadi ramai dibicarakan, ia merupakan TKA China pengendara Truk yang menewaskan tenaga kerja lokal (TKL) dari Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe, Sultra.

Dengan raut wajah pilu, dirinya mengaku sangat terpukul dan tidak menduga akan terjadi kecelakaan tersebut. Ia terpukul dan selalu menyendiri di ruang multifungsi bersama seorang penerjemah dari pihak perusahaan PT VDNI.

"Saya sangat tidak menduga, saya terpukul atas kejadian ini," ungkapnya yang telah diterjemahkan oleh penerjemah dari PT VDNI, Senin (20/7/2020).


Katanya, pihak perusahaan akan tetap mendampingi terhadap kasus yang menimpanya saat ini. Katanya, pihak perusahaan sudah ke rumah korban, akan tetapi hasilnya belum diketahui.

Rencananya, Mr Li akan dijemput pihak perusahaan dan menuju ke rumah korban untuk menyatakan permohonan maaf dan duka yang mendalam.

Baca juga: Belum Ada LP, Reskrim Konawe Belum Jadikan Mr. Li Tersangka

"Dengan sepenuh hati saya ingin meminta maaf dan perasaan duka yang mendalam kepada keluarga korban," terangnya dengan nada sedih raut wajahnya.

Diketahui Li Shanbing (Mr Li) usia 33 tahun sudah bekerja di perusahaan tambang PT VDNI sejak tahun 2017. Ia mengaku, telah memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dari negaranya, selain itu ia juga memiliki Sertifikat Mekanik dari negara China.

"Tapi dokumennya tidak bisa ditunjukkan karena semua dokumen dipegang oleh pihak perusahaan. Itu termasuk Pasport," imbuhnya.

Saat ini Mr Li sangat berharap untuk proses atur damai, namun hasilnya tergantung dari pembicaraan pihak perusahaan dan keluarga korban.

Saat diamankan Polisi, Mr Li ditempatkan di ruang multifungsi berukuran kira-kira 3x7 meter depan kantor Sat Reskrim, ia bersama dengan penerjemah dari pihak perusahaan PT VDNI.

Reporter: Muh. Surya Putra

Editor: Kardin

Artikel Terkait
Baca Juga