KENDARI, TELISIK.ID - PLN menargetkan kondisi sistem kelistrikan Sulawesi bagian selatan (Sulbagsel), termasuk Sulawesi Tenggara, kembali normal pada 5 September 2026 setelah pemeliharaan infrastruktur kelistrikan di PLTU Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Selama proses pemeliharaan berlangsung, PLN menerapkan pemadaman listrik bergilir dengan durasi sekitar satu hingga empat jam di sejumlah wilayah untuk menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik.
Pemadaman terjadi karena berkurangnya daya mampu pasok pada sistem Sulbagsel. Kondisi itu dipengaruhi pemeliharaan pembangkit, sementara faktor cuaca dan meningkatnya konsumsi listrik masyarakat turut memberikan tekanan terhadap sistem.
Untuk mempercepat pemulihan, PLN UID Sulselrabar mengerahkan lebih dari 230 petugas teknik yang saat ini bekerja dalam proses pemeliharaan sejumlah infrastruktur ketenagalistrikan.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan pengerahan ratusan teknisi dilakukan agar pekerjaan pemeliharaan dapat diselesaikan sesuai jadwal.
