Pembangunan Patung Pahlawan Nasional Oputa Yi Koo Dituntut Segera Dihentikan

La Ode Andi Rahmat, telisik indonesia
Senin, 26 Desember 2022
0 dilihat
Pembangunan Patung Pahlawan Nasional Oputa Yi Koo Dituntut Segera Dihentikan
Ratusan demonstran geruduk gedung DPRD Sulawesi Tenggara meminta pembangunan patung Oputa Yi Koo segera dihentikan. Foto: La Ode Andi Rahmat/Telisik

" Gedung DPRD Sulawesi Tenggara digeruduk ratusan demonstran yang menuntut pembangunan patung pahlawan Oputa Yi Koo atau Sultan Himayatuddin Muhammad Saydi dihentikan "

KENDARI, TELISIK.ID - Gedung DPRD Sulawesi Tenggara digeruduk ratusan demonstran yang menuntut pembangunan patung pahlawan Oputa Yi Koo atau Sultan Himayatuddin Muhammad Saydi dihentikan, Senin (26/11/2022).

Masa yang menduduki gedung DPRD merupakan gabungan beberapa ormas yang menentang keras pambangunan patung Oputa Yii Ko di bundaran Gubernur Sulawesi Tenggara, Kota Kendari, massa hendak menemui Ketua DPRD untuk menyampaikan aspirasi.

Pantauan Telisik.id, sekitar pukul 11.46 Wita para demonstran mencoba memasuki gedung DPRD lantaran kesal tidak ditemui oleh Ketua DPRD, Sulawesi Tenggara.

Baca Juga: Pilot Drone Bantu Tim SAR Temukan Anak Tenggelam di Teluk Kendari

Sekitar pukul 12.30 Wita, demonstran akhirnya dipersilakan masuk dalam ruang rapat DPRD untuk menyampaikan aspirasi. Masa ditemuai oleh Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tenggara, Nursalam Lada.

Salah satu pimpinan ormas, Supriadin menyampaikan, pembangunan patung Oputa Yii Koo tidak menggambarkan seluruh etnis Sulawesi Tenggara.

"Alangkah lebih baiknya jika patung yang bangun adalah patung Halu Oleo yang lebih menggambarkan seluruh etnis Sulawesi Tenggara," bebernya.

Irfan Konggoasa, salah satu pimpinan ormas lainnya menentang keras pembangunan patung tersebut dan meminta agar segera dihentikan pembangunannya.

"Kami hadir di sini, hanya meminta agar pembagunan patung segera dihentikan," bebernya.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Nursalam Lada menanggapi tuntutan demonstran yang sepakat apabila pembangunan patung Oputa Yii Ko dihentikan sementara, jika menyebabkan konflik kebudayaan.

"Saya sepakat pembangunan patung dihentikan sementara, selanjutnya akan dibahas melalui mekanisme kelembagaan," bebernya.

Mendengar pernyataan tersebut, sontak masa demonstran tersulut emosi karena menggangap hal itu tidak sesuai dengan tuntutan mereka.

Baca Juga: Update Cuaca Sultra Hari Ini: Gelombang Laut Tinggi 4 Meter, Warga Diminta Waspada

"Kami meminta dihentikan secara total, bukan dihentikan sementara," teriak salah seorang demonstran.

Lantaran diskusi tidak mencapai kesepakatan dan suasana ruang menjadi gaduh, akhirnya Nursalam Lada meninggalkan para demonstran untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Pihak kepolisian bergerak cepat menenangkan demonstran, massa pun tenang dan tetap bertahan di ruang rapat DPRD menunggu tuntutan mereka dipenuhi. (A)

Penulis: La Ode Andi Rahmat

Editor: Kardin

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

Baca Juga