KENDARI, TELISIK.ID - Mengulas kisah seorang nenek di Kota Kendari yang hidup menumpang di tanah pak RT. Suami dan anaknya telah lama meninggal dunia. Kini ia tinggal bersama cucu kesayangannya.

Setiap hari nenek bernama Nur Hidayat (67) menghabiskan waktunya dengan membuat sapu lidi. Sapu buatannya kemudian dijual dengan cara berkeliling jalan kaki.

Biasanya Nenek Nur Hidayat berkeliling dari tempat tinggalnya di Lorong Durian samping PLN Wua-Wua, hingga jembatan triping dan mangkal di sekitar jembatan itu.

Baca Juga: Meski Sakit Lansia Ini Tetap Memulung, Pernah Dituduh Mencuri Barang Bekas

Dia hidup sebatang kara sejak suami dan anak meninggal dunia. Tak ada lagi yang membantunya dan menguatkan dirinya yang semakin rapuh dalam kesedihan, namun tekat untuk bertahan hidup sangat besar.