Pj Bupati Kunker di Kecamatan Mataoleo, Warga Keluhkan Kondisi Jalan

Hir Abrianto, telisik indonesia
Kamis, 08 September 2022
0 dilihat
Pj Bupati Kunker di Kecamatan Mataoleo, Warga Keluhkan Kondisi Jalan
Arman Karia, Kepala Desa Mawar, Kecamatan Mataoleo saat menyampaikan keluhannya di hadapan Pj Bupati Bombana tentang kondisi jalan di desanya. Foto: Hir/Telisik

" Pj Bupati Bombana mengakui kondisi jalan di beberapa kecamatan di Kabupaten Bombana perlu mendapatkan perhatian "

BOMBANA, TELISIK.ID - Pj Bupati Bombana, Burhanuddin, mulai melaksanakan kunjungan kerja di berbagai kecamatan di Bombana.

Kunker perdananya sejak menjadi Pj bupati, Burhanuddin bersama istri memilih Kecamatan Mataoleo sebagai lokasi pertama yang dikunjungi.

Menyambut kehadiran Pj bupati, Camat Mataoleo, Sukaji, membeberkan potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan ekonomi rumah tangga seperti hasil laut dan hasil pertanian.

Sukaji berharap kehadiran Pj bupati di Mataoleo dapat memberikan angin segar terhadap kondisi infrastruktur yang sangat memprihatinkan seperti kebutuhan jaringan dan fasilitas kesehatan.

"Dengan banyaknya potensi baik dari hasil laut maupun di hutan (pertanian), meski banyak potensinya, Kecamatan Mataoleo ini masih diperhadapkan dengan keterbatasan jaringan, kemudian kebutuhan infrastruktur seperti jalan dan yang lebih khusus itu puskesmas yang kadang tidak bisa digunakan kalau hujan," kata Sukaji di hadapan Pj bupati.

Baca Juga: Ada Jejak Digital dalam Kasus Dugaan Suap di Manggarai, Tapi Bukan dengan Istri Bupati

Di tempat yang sama, Arman Karia Kepala Desa Mawar, mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah.

"Sejak Bombana menjadi daerah otonom pada tahun 2003 lalu, kondisi jalan yang rusak parah membuat warga menderita kalau musim hujan. Kalau musim panas kita mandi debu. Sementara kami ingin ada perubahan yakni orang kota masuk desa. Olehnya itu kami minta wejangan yang tepat yang harus dilakukan oleh pemerintah desa apalagi Pak Bupati programkan satu produk satu desa," ucap Arman Karia.

Baca Juga: Masyarakat Tidak Setuju Pengaspalan Jalan Desa Eensumala Dialihkan, Ini Penjelasan PUPR

Menanggapi keluhan tersebut, Pj Bupati Bombana mengakui kondisi jalan yang dilewatinya bersama rombongan perlu mendapatkan perhatian.

"Saya sudah mempelajari kondisi Kecamatan Mataeoleo ini, banyak masyarakat menderita karena kondisi jalan. Sementara kita sudah 77 tahun merdeka. Tapi harus kita maklumi karena anggaran yang tersedia sangat terbatas. Nanti saya disikusikan ini dengan Dinas PUPR supaya diambil langkah yang tepat," ujarnya.

Untuk diketahui, pada tahun 2022 ini, pemerintah telah mengucurkan anggaran sebesar Rp 27 miliar untuk pemeliharaan jalan, yang akan dituntaskan selama 240 hari kerja terhitung mulai 24 April 2022 dan berakhir 21 Desember 2022 sesuai kontrak kerja. (A)

Penulis: Hir Abrianto

Editor: Haerani Hambali

TAG:
Artikel Terkait
Baca Juga