adplus-dvertising

Sambut MotoGP Mandalika, Pemerintah Genjot Vaksinasi COVID-19 di NTB

Marwan Azis, telisik indonesia
Selasa, 11 Januari 2022
575 dilihat
Sambut MotoGP Mandalika, Pemerintah Genjot Vaksinasi COVID-19 di NTB
Ilustrasi MotoGP Mandalika. Foto: Ist.

" Jelang ajang olahraga MotoGP Mandalika tahun 2022, pemerintah terus meningkatkan cakupan vaksinasi bagi masyarakat di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) "

JAKARTA, TELISIK.ID -Jelang pelaksanaan ajang olahraga MotoGP Mandalika tahun 2022, pemerintah terus meningkatkan cakupan vaksinasi bagi masyarakat di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) menyampaikan, setelah target cakupan dosis kedua sebesar 70 persen di wilayah tersebut terpenuhi, pemerintah akan segera memulai pelaksanaan vaksinasi dosis lanjutan atau booster.

“Mataram sudah siap dengan vaksinasi dosis keduanya sudah 78 persen, Lombok Barat sudah 57,9 persen, Lombok Tengah 61 persen, Lombok Timur 57 persen, dan Lombok Utara 69 persen. Diharapkan Januari, Februari, Maret, vaksinasi dosis ketiganya bisa dilaksanakan,” ujar Airlangga dalam keterangan persnya yang diterima Telisik.id di Jakarta, Selasa  (11/01/2022).


Berdasarkan kalender MotoGP, pelaksanaan Grand Prix Indonesia di Sirkuit Mandalika akan berlangsung di bulan Maret mendatang.

Sebelumnya pada bulan Februari dijadwalkan tes resmi MotoGP di sirkuit tersebut.

Selain pelaksanaan MotoGP, di tahun 2022 ini Indonesia juga menjadi tuan rumah gelaran pertemuan G20.

Airlangga menyampaikan bahwa pertemuan-pertemuan yang akan diadakan pada waktu dekat ini akan dilaksanakan secara virtual dan hybrid.

Baca Juga: Ini Lima Vaksin Booster yang Sudah Dapat Izin BPOM

“Bulan Januari ini ada beberapa Sherpa Meeting yaitu dari Civil 20, kemudian Super Audit 20, Youth 20, Business Forum atau CEO Forum, kemudian Women 20, dan juga Urban 20. Ini juga didorong akan ada kegiatan secara hybrid di bulan Januari. Finance Track akan dilakukan juga, namun Finance Track akan seluruhnya secara virtual,” ujarnya.

Ketua Umum Partai Golkar ini menyampaikan bahwa pemerintah akan menerbitkan aturan protokol kesehatan (prokes) pertemuan G20 yang digelar secara tatap muka dan menerapkan sistem bubble.

Baca Juga: Keras, Megawati Kritik Jokowi Soal Harga Minyak dan Cabai

“Pemerintah akan mengeluarkan surat edaran tersendiri terkait dengan pelaksanaan dari G20, di mana ini akan mengatur berbagai kegiatan. Tentunya dengan kegiatan tersebut diharapkan bisa sesuai dengan prokes,” tandasnya. (C)

Reporter: Marwan Azis

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga