adplus-dvertising

Setahun Berjalan, Puluhan Ribu Warga Gunakan Aplikasi JARI

Sumarlin, telisik indonesia
Selasa, 10 Agustus 2021
2214 dilihat
Setahun Berjalan, Puluhan Ribu Warga Gunakan Aplikasi JARI
Petugas Disdukcapil Kota Kendari melayani warga. Foto: Ist.

" Satu tahun aplikasi JARI (Jaga Kendari) berjalan, menurutnya telah memberikan kemudahan dalam urusan mendapatkan layanan "

KENDARI, TELISIK. ID - Setahun digunakan, aplikasi Jaga Kendari (JARI) telah memberikan kemudahan bagi warga Kota Kendari dalam menikmati layanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Kendari Iswanto Dongge, S.Sos. M.Si mengatakan, satu tahun aplikasi JARI (Jaga Kendari) berjalan, menurutnya telah memberikan kemudahan dalam urusan mendapatkan layanan.

Selain layanan pengambilan antrian, melalui JARI juga dapat menyampaikan aduan ketidakpuasan atau pertanyaan untuk mendapatkan kepastian akan terlayani ketika ke Dukcapil, khususnya layanan KTP-el dan Kartu Identitas Anak. Melalui aplikasi ini masyarakat juga bisa mengecek langsung ketersediaan blangko KTP dan balngko KIA.


"Aplikasi JARI telah digunakan oleh masyarakat sampai 1 tahun ini sebanyak 79.200 kali berdasarkan kunjungan per hari pada Dukcapil yakni sebanyak 300 orang,” ujarnya.

Lebih lanjut mantan Inspektur Pembantu (Irban) III Inspektorat Kota Kendari ini mengungkapkan, akan terus mengembangkan layanan kepada masyarakat melalui aplikasi JARI.

"Insya Allah dari 24 layanan yang bisa didapatkan di Dukcapil, 22 di antaranya kami sudah akan online melalui aplikasi JARI dan mudah mudahan dinas terkait dapat membersamai untuk mewujudkan layanan yang terbaik bagi seluruh masyarakat," terangnya.

Kadis Kominfo Kota Kendari Drs. Moh. Nur Razak, mengatakan, aplikasi JARI sangat memudahkan proses pelayanan kepada masyarakat yang berkaitan dengan administrasi pada instansi penyedia layanan umum sehingga dalam 1 tahun ini penerapan JARI telah memudahkan pegawai administrasi dalam menjalankan tugasnya.

"Memberikan kemudahan kepada masyarakat mempercepat proses layanan mewujudkan birokrasi modern yang efektif, efisien dan bebas pungli di Pemerintahan Kota Kendari

Bravo JARI semoga JARI ini selalu terjaga dalam penerapannya," ujar Kadis Kominfo.

Sementara Inspektur Kota Kendari Syarifuddin, SE, Ak, MSA. menuturkan, aplikasi JARI awalnya merupakan ide dan tantangan dari Wali Kota Kendari kepada dirinya selaku reformer dalam  memenuhi kewajiban pembelajaran saat mengikuti Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tk. II tahun 2020.

“Ide tersebut kemudian diimplementasikan oleh seluruh pihak terkait, mulai dari tenaga front office, admin, staf dan pejabat Disdukcapil, termasuk 11 kecamatan dan 65 kelurahan. Tentu dengan pendampingan penuh oleh Dinas Kominfo dan APIP Inspektorat Kota Kendari, didukung oleh pimpinan dalam hal ini wali kota, wakil wali kota, dan Sekda selaku mentor program tersebut,” terang Inspektur.

Inspektur Syarifuddin mengaku aplikasi JARI bukan hanya sebuah alat, tetapi dinamika, proses, pengembangan, tantangan, evaluasi, dan sebagainya.

"Yang utama adalah pemberian layanan kepada masyarakat, serta manfaatnya bagi seluruh lapisan masyarakat. Semoga aplikasi JARI ini menjadi milik bersama dan sesuai dengan maknanya yaitu Jaga Kendari, mampu menjaga seluruh pihak yang terlibat untuk mewujudkan pemberian layanan yang bebas suap pungli dan gratifikasi,” harap Inspektur.

Hadirnya aplikasi JARI di Kota Kendari sangat membantu masyarakat.

"Bagus, merasa sangat terbantu, tidak ada lagi pilih kasih dalam pelayanan, adanya kepastian, tidak harus punya kenalan. Berbeda waktu belum ada aplikasi ini, siapa yang ada kenalannya itulah yang cepat dilayani," ungkap Simon (43) seorang pekerja swasta.

Baca Juga: Sepekan PPKM, Kasus COVID-19 di Kendari Tunjukkan Tren Positif, Pasien Sembuh Melonjak

Baca Juga: Diberi Catatan dari DPRD Kota, Begini Jawaban Wali Kota Soal Tiga Raperda

"Kalau saya lihat, aplikasi JARI ini sangat efektif memberikan informasi untuk masyarakat, kontennya pun cukup beragam, sangat membantu saya sabagai masyarakat," ungkap Artanto (36) Warga Sanua.

Aplikasi JARI dilaunching  Wali Kota Kendari H.Sulkarnain Kadir, SE. M.E. bersama Wakil Wali Kota dr. Hj.Siska Karina Imran, S.KM. pada Senin (3/8/2020).

Hingga saat ini, JARI menjadi salah satu solusi dalam mendorong transparansi pemberian layanan administrasi pemerintahan dengan melibatkan masyarakat untuk memantau, mengawasi, mengusulkan saran perbaikan dan/atau menyampaikan permasalahan, dugaan penyimpangan, kritikan serta mendorong dan melibatkan Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) untuk merespon feedback dari masyarakat.

Aplikasi JARI adalah sebuah platform berbasis android dan web, yang dapat diunduh dari playstore atau mengakses melalui www.jari.kendarikota.go.id, dengan tiga menu utama dasar yaitu: Publikasi Informasi, Data, dan Layanan; Update data dan Saluran Pengaduan; serta Ambil Antrian.

Tujuan utama aplikasi ini adalah memastikan bahwa pemberian layanan administrasi pemerintahan, baik layanan dokumen administrasi kependudukan dan catatan sipil, maupun layanan administrasi pada kecamatan dan kelurahan; diberikan kepada masyarakat secara transparan, tepat waktu, serta bebas dari suap, pungli dan/atau gratifikasi. (A-Adv)

Reporter: Sumarlin

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga