Tersangka Kasus Tambang Anton Timbang Masuk Istana jadi Sorotan
Laode Muh. Faisal, telisik indonesia
Senin, 03 Agustus 2026
0 dilihat
Anton Timbang (lingkaran merah) dan pengurus Kadin se-Indonesia berfoto bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jumat (31/7/2026). Foto: Ist.
" Anton Timbang, kembali menjadi sorotan publik setalah berfoto bersama Presiden Prabowo di Istana Merdeka "

KENDARI, TELISIK.ID - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra), Anton Timbang, kembali menjadi sorotan publik setalah berfoto bersama Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jumat (31/7/2026).
Pasalnya, Anton Timbang yang juga selaku Direktur PT Masempo Dalle, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan praktik tambang nikel ilegal di Kabupaten Konawe Utara (Konut) oleh Bareskrim Polri pada pertengahan Maret 2026 lalu.
Berdasarkan penelusuran di situs resmi penanganan perkara kejaksaan: cms-publik.kejaksaan.go.id, Minggu (2/8/2026), kasus Anton Timbang telah memasuki tahap 1 atau penerimaan berkas perkara nomor: BP/27/VI/RES.55/2026/Dittipidter.
Anton Timbang disangkakan melanggar pasal 89 juncto pasal 17 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Tindak Pidana Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.
Baca Juga: Pembangunan Perumahan Alexandria Hills Disorot, DPMPTSP Kendari Sebut Izin Belum Rampung
Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Himpunan Advokad Muda Indonesia (HAMI) Sultra, Andri Darmawan, mempertanyakan bagaimana bisa seorang tersangka kasus tambang ilegal masih bisa masuk Istana, berswafoto dengan Presiden, bahkan membuat pemberitaan terkait pertemuannya dengan Presiden.
"Sepertinya orang ini lebih hebat dari Febrie mantan Jampidsus. Kalau Febrie setelah ditetapkan tersangka, walaupun belum langsung ditahan, namun beberapa waktu kemudian dia ditahan," ujar Andri dalam postingan media sosialnya, Minggu (2/8/2026).
"Tapi orang ini (Anton Timbang) sejak bulan Maret ditetapkan tersangksa, tidak pernah ditahan sampai hari ini. Bahkan, kemarin tanggal 31 Juli 2026, itu masuk Istana, berbincang dengan Presdien, dan berfoto-foto dengan Presiden," sambungnya.
Baca Juga: Driver Ojol jadi Korban Pengeroyokan di Pelabuhan Wawonii, Polisi Diminta Usut Tuntas
Ia pun mempertanyakan komitmen Presiden Prabowo dalam memberantas praktik tambang ilegal di Indonesia. Pasalnya, tersangka kasus tambang ilegal masih dibiarkan bebas berkeliaran bahkan masuk Istana Negara.
"Apakah ini membuktikan ia (Anton Timbang) mempunyai kedekatan dengan Presiden, sehingga ia tidak tersentuh oleh hukum," pungkasnya.
Untuk diketahui, Anton Timbang memasuki Istana Merdeka pada Jumat (31/7/2026), dalam rangka pertemuan pengurus Kadin se-Indonesia bersama Presiden Prabowo Subianto. Pada pertemuan tersebut, Anton Timbang selaku Ketua Kadin Sultra secara khusus mengusulkan percepatan hilirisasi Aspal Buton agar ditetapkan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). (C)
Penulis: Laode Muh. Faisal
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS