Tren Bermain Gadget di Kalangan Anak Usia Dini Akibatkan Gangguan Penglihatan

Wa Ode Umratul Khazanah, telisik indonesia
Senin, 29 November 2021
0 dilihat
Tren Bermain Gadget di Kalangan Anak Usia Dini Akibatkan Gangguan Penglihatan
Ilustrasi anak memakai kacamata, akibat keseringan bermain gadget. Foto: Repro hellosehat.com

" Anak-anak yang terbiasa bermain game, mengakses internet dan belajar melalui gadget, bisa mengakibatkan anak mengalami gangguan penglihatan, salah satunya mata minus atau rabun jauh "

KENDARI, TELISIK.ID - Anak-anak yang terbiasa bermain game, mengakses internet dan belajar melalui gadget, bisa mengakibatkan anak mengalami gangguan penglihatan, salah satunya mata minus atau rabun jauh.

Dalam beberapa tahun terakhir, tren anak-anak memakai kacamata minus di Kota Kendari semakin meningkat, seiring dengan maraknya penggunaan gadget pada anak usia dini.

Hal ini diungkapkan oleh Ujang Saprudin, salah seorang ahli madya refraksi optisi Kota Kendari, Senin (29/11/2021)

Baca Juga: Konsumsi Antibiotik Tidak Sesuai Resep Dokter, Waspada Resistensi

"Justru itu yang lagi marak sekarang, anak-anak banyak yang matanya minus gara-gara kebanyakan main HP," ujarnya.

Meski banyak hal yang dapat mempengaruhi, tak dapat dipungkiri, kebiasaan buruk bermain gadget dalam waktu yang lama, memiliki andil besar terhadap gejala melemahnya ketajaman mata pada anak usia dini.

"Sebenarnya banyak faktor yang mempengaruhi, bisa faktor keturunan, tapi yang paling banyak ya kebiasaan buruk seperti itu tadi, main HP tanpa pelindung" tambahnya.

Ujang juga mengimbau kepada masyarakat, agar tidak menganggap ini sebagai permasalahan sepele, juga menyarankan untuk senantiasa menjaga kesehatan mata, salah satunya dengan memakai pelindung mata dari bahaya sinar radiasi, dengan memakai kacamata anti radiasi.

Baca Juga: Bocah Asal Buton Tewas Akibat Kecanduan Game Online

"Makanya sekarang itu banyak dianjurkan untuk memakai kaca mata anti radiasi yang 100%," imbuhnya.

Kata Ujang, meski kacamata tidak dapat menyembuhkan penyakit rabun jauh, paling tidak penggunaan alat bantu penglihatan ini dapat menghambat gejala melemahnya ketajaman mata.

Sementara itu, Dewi salah seorang ibu dari anak penderita rabun jauh mengatakan, dirinya sangat menyayangkan hal ini.

"Itu tebal sekali kacamatanya, karena memang dari kecil sering main HP, ya dijadikan pelajaran sajalah," pungkasnya. (B)

Reporter: Wa Ode Umratul Khazanah

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga