MUNA, TELISIK.ID - Aksi perundungan semakin marak di lingkungan sekolah, sehingga SMA Negeri 2 Parigi Kabupaten Muna bersama fasilitator mengadakan roots day anti perundungan.
Masih banyak kasus perundungan di sekolah yang tidak terekspos media massa. Maraknya kasus perundungan di sekolah harus jadi bahan renungan kita semua. Ternyata proses pendidikan belum mampu membuat karakter anak yang cinta damai. Penyelesaian masalah dengan cara kekerasan lebih ditonjolkan ketimbang upaya berdamai.
Sebagai sekolah penggerak yang juga menerapkan kurikulum merdeka, anti perundungan harus menjadi bagian dari program yang dijalankan oleh sekolah.
Baca Juga: Tiga Kades Terpilih Mengadu ke DPRD Muna Soal PSU
Sarifudin, S.Pd.,M.Sc. selaku pengawas dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara menjelaskan kehadirannya pada kegiatan ini, juga untuk mendukung program sekolah tentang anti perundungan bisa terlaksana dengan baik.
