adplus-dvertising

Vaksin Tahap ke-49 dari Belanda, Menkominfo: Jangan Khawatir Akses PeduliLindungi

M Risman Amin Boti, telisik indonesia
Sabtu, 04 September 2021
2012 dilihat
Vaksin Tahap ke-49 dari Belanda, Menkominfo: Jangan Khawatir Akses PeduliLindungi
Menkominfo RI, Johnny G Plate. Foto : Repro kominfo.go.id

" Pemanfaatan teknologi dan informasi dalam PeduliLindungi, sangat berperan penting untuk penguatan proses pelacakan dan antisipasi penyebaran COVID-19. "

JAKARTA, TELISIK.ID – Pemerintah mengajak seluruh masyarakat berpartisipasi aktif dalam penanganan pandemi dengan menggunakan PeduliLindungi.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Johnny G Plate, saat menyambut kedatangan vaksin tahap ke-49 sebanyak 207.000 dosis di Indonesia.

“Kami terus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam penanganan pandemi maka segera unduh dan gunakan PeduliLindungi untuk skrining kesehatan agar pemerintah dapat melakukan tracing dengan cepat,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (4/9/2021).


Ia mengatakan, pemanfaatan teknologi dan informasi dalam PeduliLindungi, sangat berperan penting untuk penguatan proses pelacakan dan antisipasi penyebaran COVID-19.

Lebih lanjut, politisi NasDem ini mengingatkan, masyarakat tidak perlu khawatir karena PeduliLindungi dijamin keamanan dan akan terus dikembangkan serta dimutakhirkan.

Selain itu, Johnny membeberkan vaksin yang baru tersebut didatangkan dari Belanda untuk mengamankan ketersediaan vaksin COVID-19 di Indonesia.

Dengan demikian, total vaksin yang sudah datang ke Indonesia baik dalam bentuk bulk dan jadi adalah sekitar 220,4 juta dosis vaksin.

“Ketersediaan vaksin menjadi kunci kecepatan vaksinasi. Maka dari itu, pemerintah terus bekerja keras untuk mendatangkan vaksin melalui berbagai skema,” ujar Johnny.

Baca Juga: Waw, 18 Juta Botol Plastik Disulap Jadi Baju APD

Baca Juga: Proses Seleksi Anggota KPU dan Bawaslu Dimulai Oktober 2021

Johnny juga mengingatkan bahwa meski jumlah penularan telah menurun, disiplin protokol kesehatan perlu tetap dilaksanakan.

Vaksinasi dapat memberi perlindungan maksimal tetap diiringi dengan penggunaan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Penguatan ketersediaan stok dan percepatan distribusi vaksin secara tepat guna, menurut Johnny, adalah kunci utama penanganan pandemi.

“Namun, masyarakat harus selalu mengingat bahwa untuk memaksimalkan hal itu, protokol kesehatan harus diperkuat dari mulai menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan," katanya. (C)

Reporter: M. Risman Amin Boti

Editor: Fitrah Nugraha

Baca Juga