adplus-dvertising

Warga Buton Diizinkan Salat Idul Adha di Tempat Terbuka

Iradat Kurniawan, telisik indonesia
Jumat, 16 Juli 2021
652 dilihat
Warga Buton Diizinkan Salat Idul Adha di Tempat Terbuka
Rapat pembahasan pelaksanaan salat Idul Adha di aula kantor Bupati Buton. Foto: Ist.

" Drs La Bakry MSi menuturkan, rapat tersebut perlu digelar mengingat saat ini Indonesia masih di tengah pandemi, sehingga perlu dibahas bersama-sama "

BUTON, TELISIK.ID - Saat ini Kabupaten Buton pada posisi zona kuning, sehingga diperbolehkan untuk menggelar salat Idul Adha berjamaah di tempat terbuka.

Hal tersebut disampaikan Bupati Buton, Drs. La Bakry MSi, saat menggelar rapat persiapan pelaksanaan salat Idul Adha, Jumat (26/7/2021).

Drs La Bakry MSi menuturkan, rapat tersebut perlu digelar mengingat saat ini Indonesia masih di tengah pandemi, sehingga perlu dibahas bersama-sama.


"Pemerintah daerah Kabupaten Buton tetap mengizinkan pelaksanaan salat Idul Adha secara berjamaah, namun terpencar di 127 titik," tuturnya.

Ia juga menerangkan, sama seperti tahun sebelumnya, pelaksanaan salat Ied tidak terfokus dan terpusat, namun terpencar di beberapa tempat untuk menyelenggarakan salat Idul Adha.

“Kita posisi zona kuning, tentunya kita masih bisa tetap selenggarakan salat Ied berjamaah, meskipun banyak daerah yang kasusnya lebih tinggi meniadakan. Ini tentu ada syarat,” ungkapnya.

Kendati demikian, Bupati Buton menegaskan, warga yang merasa sakit dan tidak enak badan diharapkan tidak ikut melaksanakan salat Ied berjamaah di lapangan.

Baca Juga: Jokowi Sumbang Sapi Kurban untuk Warga Sultra, Ini Penampakannya

Baca Juga: Pemkot Minta Pelaksanaan Salat Idul Adha di Rumah

"Saya mengingatkan agar semua pihak utamanya tim gugus, camat, desa, hingga masyarakat bekerja bersama untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona," tuturnya.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Buton, Iis Elianti mengatakan, Buton dapat melakukan salat Ied di lapangan, pasalnya secara keseluruhan di Kabupaten Buton zona kuning, namun harus patuhi prokes.

“Saya tekankan kepada para camat, kades dan lurah agar tetap sosialisasikan pemakaian masker dalam kehidupan sehari-hari. Saya juga tegaskan bahwa dalam pelaksanaan salat Ied nanti harus tetap menerapkan prokes, ukur suhu tubuh dan para camat, lurah, dan kades, mengingatkan warganya jika tidak enak badan sebaiknya tidak mengikuti salat Ied di lapangan," pungkasnya. (B)

Reporter: Iradat Kurniawan

Editor: Fitrah Nugraha

Baca Juga