UKRAINA, TELISIK.ID - Umat Muslim Ukraina menjalankan ibadah puasa di tengah perang untuk tahun kedua. Mereka berharap masjid tidak menjadi sasaran serangan pasukan Rusia.

"Saya meminta kepada Allah untuk melindungi masjid kami. Saya meminta kepada Allah untuk melindungi Ukraina dan untuk menghukum para tiran," kata seorang pemimpin Muslim Ukraina Mullah Murat Suleymanov, dilansir dari Mediaindonesia.com.

Menurut dia, Ramadan adalah bulan kemenangan. Dia mengajak jemaah di masjid yang dipimpinnya yang dihadiri 16 orang, 11 di antaranya berseragam militer.

Masjid yang dia pimpin memiliki banyak jendela dan dinding yang pecah oleh peluru. Sebuah roket meledak di dekat masjid itu dua hari sebelumnya.

Selain itu dilansir dari Kumparan.com, pemandangan di sebuah masjid di dekat garis depan bagian timur Ukraina pada pekan ini didominasi oleh tentara yang mengenakan pakaian tempur.