adplus-dvertising

Wartawan di Kota Medan Dianiaya Sekelompok Pemuda, Ada Berambut Cepak

Reza Fahlefy, telisik indonesia
Rabu, 20 April 2022
1519 dilihat
Wartawan di Kota Medan Dianiaya Sekelompok Pemuda, Ada Berambut Cepak
Chairul Amri, menjadi korban penganiayaan oleh sejumlah pemuda di Kota Medan Sumatera Utara. Foto: Ist

" Seorang wartawan media online di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara bernama Chairul Amri dianiaya oleh sekelompok pemuda "

MEDAN, TELISIK.ID - Seorang wartawan media online di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara bernama Chairul Amri dianiaya oleh sekelompok pemuda. Akibatnya, dia mengalami luka memar di bagian tubuh dan wajahnya.

Insiden itu terjadi Senin (18/4/2022), sekira pukul 22.00 WIB. Dengan modus adanya pekerjaan, korban Chairul Amri saat sedang di rumahnya di jalan Amal, Kota Medan diajak temannya berinisial F.

Karena sudah saling kenal, korban pun mau ikut ajakan itu. Namun ajakan itu hanya tipu daya, F membawa Chairul Amri ke sebuah tempat di kawasan jalan Bajak 5, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan.


Sampai di tempat itu, Chairul Amri dipertemukan dengan seorang pria, disebut-sebut merupakan oknum aparat berambut cepak.

Di situ, korban dipukuli secara beringas oleh sekelompok pria yang memang sudah berkumpul, mereka sepertinya sudah menyusun rencana sebelumnya. Merasa dirinya terancam, korban hanya terdiam tidak melakukan perlawanan.

Tidak berhenti sampai di situ, beberapa jam kemudian Chairul Amri kembali dibawa dengan menggunakan sepeda motor ke sebuah tempat tertutup, masih di kawasan Kecamatan Medan Amplas.

Baca Juga: Oknum Polisi Penganiaya Bocah Diamankan Propam Polres Baubau

Di situ, para pemuda itu kembali menghujani tubuh korban dengan pukulan-pukulan, makian, F juga ikut menganiayanya. Setelah puas, mereka melepaskan Amri yang dalam kondisi tidak berdaya.

Atas insiden itu, Amri membuat laporan ke Mapolrestabes Medan sesuai dengan nomor STTLP/B/I284/IV/2022/SPKT Polrestabes Medan/Polda Sumut, Rabu 20 April 2022.

Ketika dikonfirmasi awak media, Amri mengaku, kondisi tubuhnya masih terasa sakit. Setelah membuat laporan, dia langsung pulang ke rumah untuk beristirahat.

"Sakit kali badan ku semua, telinga ku ini sepertinya yang parah, sulit sudah mendengar," ucap Amri.

Menurutnya, Selasa (19/4/2022), sekira pukul 03.00 WIB, dilepaskan pelaku dalam kondisi tidak berdaya atau lemas. Beruntung ada orang yang menolongnya.

Baca Juga: 7 Terduga Maling Buah Kelapa Sawit di Konawe Tertangkap

"Semoga pelaku segera ditangkap. Saya belum tahu apa masalahnya, sehingga mereka melakukan aksi itu kepada saya. Yang saya kenal pelakunya F dan rekan rekannya," terangnya.

Terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polrestabes Medan, Kompol Muhammad Firdaus ketika dikonfirmasi awak media mengakui akan menindaklanjuti laporan dari korban.

"Nantinya akan dilakukan pemeriksaan sejumlah saksi untuk proses lebih lanjutnya. Laporan akan kami tindak lanjuti," terangnya. (B)

Reporter: Reza Fahlefy

Editor: Kardin

Baca Juga