adplus-dvertising

Waspada, Kesalahan Pola Asuh dan Dampaknya untuk Kepribadian Anak

Haidir Muhari, telisik indonesia
Senin, 13 September 2021
689 dilihat
Waspada, Kesalahan Pola Asuh dan Dampaknya untuk Kepribadian Anak
Pola asuh orang tua menjadi pondasi utama dalam pembentukan kepribadian dan karakter anak. Foto: Repro Islampos.com

" Kesalahan dalam pola asuh ini, kerap tak sengaja dilakukan oleh orang tua. Olehnya itu menjadi penting mengetahui kesalahan-kesalahan dalam parenting, sehingga bisa dihindari "

KENDARI, TELISIK.ID - Pola asuh orang tua menjadi pondasi utama dalam pembentukan kepribadian dan karakter anak.

Pola asuh (parenting) yang salah bisa mempengaruhi tindak-tanduk seorang anak di masa depan. Kepribadian hingga kesuksesan anak di masa depan sangat dipengaruhi oleh pola asuh dari orang tuanya.

Kesalahan dalam pola asuh ini, kerap tak sengaja dilakukan oleh orang tua. Olehnya itu menjadi penting mengetahui kesalahan-kesalahan dalam parenting, sehingga bisa dihindari.


Berikut 5 kesalahan yang umum dilakukan orang tua dalam parenting, dilansir dari Suara.com - jaringan Telisik.id, dari Times of India. Selamat menyimak!

1. Boros

Keterampilan menabung perlu diajarkan kepada anak sehingga tidak boros dan menghargai kerja keras.

Seorang anak perlu diingatkan bahwa ada hal-hal di dunia yang tidak bisa dibeli dengan uang.

2. Melarang Menangis

Melarang anak menangis akan membuat anak memendam emosi yang dirasakannya, sehingga tidak baik dalam mengekspresikan emosi.

Emosi yang ditekan tentu mempengaruhi kesehatan. Selain itu, anak akan menjadi latah dalam hal mengelola emosi di masa depan.

3. Tidak Mau Anak Gagal

Kegagalan perlu dialami sesekali agar anak belajar memecahkan masalahnya sendiri.

Tugas orang tua adalah memotivasi anak agar menjadi lebih baik dan memahamkan anak menghargai proses.

4. Kemampuan Buruk Keluar dari Masalah

Hidup manusia tidak akan pernah lepas dari masalah, sehingga setiap orang perlu belajar keluar dari kesedihan dan menyelesaikan masalah yang dihadapinya.

Menanamkan keterampilan mengatasi masalah penting dipunyai oleh anak dan memberi tahu mereka bahwa keputusan apapun punya konsekuensi.

5. Memandang Citra Diri secara Negatif

Percaya diri penting ditanamkan kepada anak, sehingga ia bisa optimis dalam meraih harapan-harapannya.

Mengomentari secara terus-menerus kebiasaan dan penampilan seorang anak bisa membuat anak memandang secara negatif citra dirinya yang akan meruntuhkan kepercayaan dirinya.

Baca Juga: Sering Minder? 5 Tips Ini Bisa Meningkatkan Harga Diri

Baca Juga: Patut Dibaca, Ini 5 Rekomendasi Buku Pengembangan Diri

Selain 5 hal di atas, berikut ini 8 kesalahan yang umum dilakukan dalam parenting dan dampaknya, dilansir dari Theasianparent.com:

1. Jika anak tidak terbuka dan kurang percaya pada Anda, mungkin karena Anda terlalu sering lekas marah padanya.

2. Jika anak sangat pemalu dan tidak tegas, mungkin Anda terlalu sering memberikan bantuan pada hal-hal yang seharusnya ia dapat selesaikan sendiri.

3. Jika Anda membelikan apapun yang mereka inginkan, tetapi mereka tetap ingin mengambil mainan anak lain, mungkin karena Anda tidak menawarkan pilihan kepadanya.

4. Jika ia sering berbohong, mungkin Anda terlalu sering bereaksi berlebihan atas kesalahannya.

5. Jika ia bertindak kasar, mungkin ada anggota keluarga yang ia tiru.

6. Jika anak Anda pemarah, mungkin ia hanya butuh perhatian lebih dari Anda.

7. Jika ia tidak menghargai orang lain, mungkin Anda memberi tahu apa yang harus mereka lakukan, tetapi mengabaikan perasaan mereka.

8. Jika ia tidak dapat mempertahankan diri dalam situasi sulit, mungkin Anda sering 'menyelamatkannya' saat ia mengalami kesulitan di antara orang lain atau saudara-saudaranya. (C)

Reporter: Haidir Muhari

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga