adplus-dvertising

Atlet Dayung Terbaik Sulawesi Tenggara Ingin Pindah Daerah, Ini Tanggapan Ketua KONI Alvian

Nur Khumairah Sholeha Hasan, telisik indonesia
Sabtu, 25 Juni 2022
605 dilihat
Atlet Dayung Terbaik Sulawesi Tenggara Ingin Pindah Daerah, Ini Tanggapan Ketua KONI Alvian
Sofianto (kiri), Dayumin (tengah), dan Muh. Burhan (kanan) saat berfoto bersama di Sea Games 2022 pada Mei lalu. Foto: Ist

" Sejumlah atlet dayung yang mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara di ajang bergengsi tersebut adalah Julianti, Ali Buto, Dayumin, Muhammad Burhan, dan Sofianto. Mereka berlima ikut serta meraih beberapa medali baik emas, maupun perak "

KENDARI, TELISIK.ID - SEA Games merupakan ajang yang cukup bergengsi, pesta olahraga untuk negara-negara di kawasan Asia Tenggara ini baru dilaksanakan pada Mei 2022 akibat pandemi COVID-19.

Diketahui SEA Games 2021 dimulai pada 12-23 Mei 2022. Terdapat 11 negara ASEAN yang berpartisipasi dalam ajang ini, termasuk Vietnam yang ditunjuk sebagai tuan rumah.

SEA Games 2021 mempertandingkan 40 cabang olahraga yang diperlombakan, salah satunya cabang olahraga Dayung.


Sejumlah atlet dayung yang mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara di ajang bergengsi tersebut adalah Julianti, Ali Buto, Dayumin, Muhammad Burhan, dan Sofianto. Mereka berlima ikut serta meraih beberapa medali baik emas, maupun perak.

Selepas bertanding dan telah mengharumkan nama Indonesia di Vietnam, mereka menilai jika Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra dan Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) tak ada apresiasi sama sekali.

"Tidak ada perhatian dari pemprov maupun pihak KONI sendiri, kita keluar kan bawa nama daerah, terus di sana kita bersaing dan mengharumkan nama negara, tapi tak ada intensif atau penghargaan dari pemerintah, KONI,  dan PODSI sendiri," kata Dayumin, Sabtu (25/6/2022).

Baca Juga: Sultra Taekwondo Fighter Raih 11 Medali dalam Kejuaraan Bupati CUP I Konawe Utara

Mereka berlima, turut andil dalam mempersembahkan tiga medali emas dan tujuh medali perak untuk kontingen Dayung Indonesia di Sea Games Vietnam 2021, saat Mei 2022 lalu. Meski begitu, prestasi yang ditorehkan atlet Dayung terbaik Sultra ini, seakan tak mendapat apresiasi.

Dia juga mengaku jika beberapa rekannya sudah ditawari oleh daerah lain untuk menjadi atlet di daerah DKI Jakarta, Sulawesi Tengah, dan Jawa Barat.

"Pemda terutama KONI harusnya memberikan perhatian lah. Karena setiap tahun setelah pertandingan begini terus, selalu saja tidak ada perhatian, terutama sarana dan prasarana," ungkapnya.

Hal senada juga di paparkan oleh Sufianto selaku atlet Dayung yang telah mengharumkan Provinsi Sulawesi Tenggara itu.

Dia mengaku heran dengan pihak KONI dan PODSI yang pilih kasih terhadap apresiasi  maupun dukungan pada para atlet di Kota Kendari.

Dia mengaku tidak ada support baik ucapan ataupun hadiah dari pihak KONI Sultra maupun Pemprov. Beda halnya dengan perlakuan Pemprov pada atlet bulu tangkis, Apriyani Rahayu, sewaktu menjadi juara di ajang Olimpiade Tokyo 2021 lalu. Di mana banyak apresiasi dan bantuan ditujukan kepada wanita kelahiran Konawe itu.

"Memang Apriyani Rahayu atlet DKI Jakarta meski berasal dari Sultra. Namun harus ada sumbangsih, support dan perlakuan yang sama antara pemprov dan KONI bagi para atlet Sultra," tegasnya.

Dia juga mengungkapkan jika para atlet yang mewakili provinsi harusnya disama ratakan dan tak ada pilih kasih dalam bentuk apapun itu.

"Kemarin saja kita sama sekali tak ada yang jemput, apalagi ucapan selamat dari pemerintah," ucapnya .

Baca Juga: Datang ke Indonesia, Ronaldinho Bakal Main Bola di Stadion Malang

Saat Telisik.id menyambangi kantor KONI Sultra lalu, baik anggota maupun pimpinan sedang tidak berada di tempat. Kemudian Telisik.id menemui kembali Alvian Taufan Putra selaku Ketua KONI di tempat berbeda, namun putra Gubernur Ali Mazi itu enggan berkomentar banyak.

"Nanti saja ya, saya ada respon tapi tidak harus saya sebut di media," tutupnya sembari berlalu. (A)

Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan

Editor: Musdar

Baca Juga