adplus-dvertising

H-6 Lebaran, Cakupan Vaksinasi Dosis Tiga di Manggarai NTT Masih Rendah

Berto Davids, telisik indonesia
Senin, 25 April 2022
453 dilihat
H-6 Lebaran, Cakupan Vaksinasi Dosis Tiga di Manggarai NTT Masih Rendah
Kegiatan Vaksin Dosis III di Manggarai. Foto: Ist

" Cakupan vaksinasi COVID-19 dosis tiga atau boster di Manggarai, masih rendah dan tidak sebanyak dosis dua atau dosis satu "

MANGGARAI, TELISIK.ID - Cakupan vaksinasi COVID-19 dosis tiga atau boster di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih rendah dan tidak sebanyak dosis dua atau dosis satu.

Faktanya, hingga pekan ini menjelang H-6 lebaran, cakupannya baru mencapai 14.953 orang atau 5,75 persen.

Kadis Kesehatan Manggarai, dr Bartolomeus Hermopan mengatakan, suntikan vaksin tetap dan terus dilaksanakan di Manggarai. Suntikan itu tetap disesuaikan dengan jumlah vaksin dan rentang waktu pemberiannya, termasuk vaksin dosis tiga.


“Jumlah cakupan memang belum sesuai dengan harapan. Tetapi, sudah pasti vaksinasi dosis tiga terus dilakukan,” katanya, Senin (25/4/2022).

Sesuai data, cakupan untuk dosis tiga hingga akhir pekan lalu bervariasi. Cakupan tertinggi adalah sumber daya kesehatan, yakni 2.220 orang atau 104,18 persen dan menyusul petugas publik sejumlah 3.814 orang atau 15,78 persen.

Berikutnya, orang lanjut usia sejumlah 1.176 orang atau 15,95 persen, masyarakat umum, 7.694 orang atau 5,57 persen, remaja 49 orang atau 0,13 persen dan anak (6-11 tahun) masih nihil hingga akhir pekan lalu.

Baca Juga: Satker Jalan Nasional NTT Jaga Lalu Lintas Kendaraan Jelang Lebaran

Menurutnya, jadwal suntikan vaksin dosis tiga dilakukan dan disesuaikan dengan jenis vaksin dan rentang waktu pemberiannya. Hal itu cukup merepotkan dan menyulitkan.

Publik harus tahu, vaksin dosis satu dan dua bisa bersifat homolog (jenis vaksinnya sama) dan dosis tiga bisa bersifat heterolog (beda jenis vaksinnya). Karena itu, harus dihitung secara serius rentang waktu pemberian vaksin dosis tiga itu.

Memang saat ini, terdapat kendala terkait pasokan vaksin. Seringkali, vaksin terlambat tiba di daerah sehingga pelaksanaan vaksinasi di lapangan harus disesuaikan dengan keadaan itu dan jumlah pasukannya.

Baca Juga: Pengamanan Mudik Lebaran 2022, Ini Kesiapan Polda Jatim

"Namun apa pun persoalan suntikan vaksin dosis tiga tetap harus diberikan kepada siapa pun sesuai instruksi pemerintah pusat," tutur Kadis Kesehatan.

Sementara itu Bupati Manggarai, Hery Nabit mengatakan, vaksinasi COVID-19 harus disambut secara antusias oleh masyarakat atau siapa pun dalam rangka menjaga diri. Vaksinasi tidak hanya dosis satu dan dua, tetapi juga dosis tiga.

“Kita harus ikuti program pemerintah. Untuk bisa putuskan seseorang bisa atau tidak diberi vaksin adalah petugas kesehatan atau dokter. Kita harus menyukseskan program ini agar bisa bebas dari COVID-19" katanya. (B)

Reporter: Berto Davids

Editor: Kardin

Artikel Terkait
Baca Juga