Harmawati Motivasi Mahasiswa Baru Unhas, Buktikan Ilmu Farmasi Pembuka Jalan Kepemimpinan dan Pengabdian Negeri
Ana Pratiwi, telisik indonesia
Kamis, 13 Agustus 2026
0 dilihat
Harmawati bersama dengan mahasiswa baru usai kegiatan Sharing Session Alumni di Aula Fakultas Farmasi Unhas Makassar, Rabu (12/8/2026). Foto: Ist.
" Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Apt. Dra. Hj. Harmawati, M.Kes, membakar semangat ratusan mahasiswa baru Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar melalui pemaparan materi inspiratif bertajuk "Dari Universitas Hasanuddin Untuk Negeri" "

MAKASSAR, TELISIK.ID - Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Apt. Dra. Hj. Harmawati, M.Kes, membakar semangat ratusan mahasiswa baru Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar melalui pemaparan materi inspiratif bertajuk "Dari Universitas Hasanuddin Untuk Negeri".
Kegiatan Sharing Session Alumni yang dikemas dalam Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tersebut berlangsung khidmat di Aula Lantai 2 Fakultas Farmasi Unhas Makassar, Rabu (12/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, alumni Farmasi Unhas angkatan 1982 ini membagikan rekam jejak perjalanan karirnya yang berliku namun penuh dengan capaian strategis.
Srikandi legislatif yang juga menjabat sebagai Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) ini menegaskan bahwa keilmuan farmasi tidak hanya terbatas pada pelayanan di apotek atau rumah sakit. Tapi, juga menjadi fondasi yang sangat kuat dalam melahirkan sosok pemimpin dan pengambil kebijakan publik.
Mengenang masa-masa perkuliahannya, apoteker senior Sultra ini menceritakan betapa padat dan disiplinnya ritme akademik yang harus dijalani mahasiswa farmasi sejak dahulu.
Baca Juga: Waspada El Nino, BPBD dan SAR Baubau Siapkan Layanan 24 Jam
Menurutnya, tempaan disiplin, konsistensi, serta keteguhan hati selama di bangku kuliah merupakan modal mendasar untuk membentuk mentalitas tangguh di dunia kerja.
Langkah karirnya dibuktikan dengan dedikasi panjang di berbagai instansi strategis. Setelah lulus, ia memilih bertugas di Kendari dan mendedikasikan diri sebagai aparatur sipil negara (ASN) di instansi kesehatan.
Karirnya terus melesat hingga dipercaya menduduki jabatan Eselon III termuda di Dinas Kesehatan Provinsi Sultra pada 2004, sebelum akhirnya mengabdi cukup lama sebagai Kepala Bidang Pencegahan di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra hingga 2023.
Perjalanan karir yang tidak selalu lurus juga sempat membawanya pada fase ujian karir. Namun, dengan resiliensi dan fleksibilitas berpikir, Harmawati memilih untuk terus belajar dengan menyelesaikan jenjang pendidikan Magister (S2) Kesehatan Masyarakat di Unhas.
Prinsip hidup tangguh tersebut membawanya terus melangkah maju hingga akhirnya memutuskan mengundurkan diri dari ASN untuk memperluas jangkauan pengabdian melalui jalur politik, yang mengantarkannya terpilih sebagai wakil rakyat di DPRD Provinsi Sultra pada Pemilu 2024.
Berbekal rekam jejaknya di birokrasi, organisasi profesi, hingga keanggotaannya di legislatif, mantan Ketua Pengurus Daerah IAI Sultra tiga periode ini menekankan bahwa ilmu farmasi menyajikan spektrum profesi yang sangat luas.
Ia memaparkan setidaknya ada lima ranah utama yang siap menyerap para lulusan farmasi.
Pertama, di bidang pelayanan kesehatan ada rumah sakit, apotek, dan klinik medis. Kedua, industri dan pemerintahan yang meliputi manufaktur obat, BPOM, serta regulasi kebijakan kesehatan.
"Ketiga, bidang pendidikan dan penelitian bisa sebagai akademisi, riset farmasetika, serta inovasi sains. Keempat, kewirausahaan bisa menjalani bisnis kefarmasian, produk herbal, dan startup kesehatan," paparnya.
Baca Juga: Hore, PPPK Paruh Waktu Muna Rp 0 Siap Terima Gaji
Terakhir bidang politik dan kepemimpinan, kata Harmawati, di sini berperan sebagai pengambil kebijakan publik, legislator, hingga posisi pimpinan strategis daerah maupun nasional.
Legislator perempuan dari Fraksi PPP ini berpesan pada para mahasiswa baru segera mendobrak keterbatasan pola pikir (mindset) sejak awal melangkah di perguruan tinggi.
"Jangan pernah membatasi diri dengan beranggapan 'Saya hanya mahasiswa Farmasi'. Mulai hari ini, tanamkan dalam hati dan pikiran kalian bahwa 'Saya sedang mempersiapkan diri untuk masa depan negeri tercinta Indonesia'," tegas Harmawati dengan penuh optimisme.
Ia juga menitipkan empat pilar utama yang wajib dipegang teguh selama menempuh pendidikan di Unhas, yaitu belajar dengan sungguh-sungguh, menguasai ilmu kefarmasian secara mendalam, membangun karakter serta integritas diri, dan memperluas jaringan pergaulan yang positif.
"Jangan takut bermimpi, jangan takut berubah, jangan takut menghadapi tantangan, dan jangan pernah berhenti belajar. Karena kita tidak pernah tahu pintu keberhasilan mana yang sedang dipersiapkan Tuhan untuk kita di masa depan," pungkasnya, yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh audiens PKKMB. (D-Adv)
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS