adplus-dvertising

Jelang Musorkablub KONI, Pagar Rujab Bupati Muna Malah Digembok

Sunaryo, telisik indonesia
Sabtu, 12 Maret 2022
3363 dilihat
Jelang Musorkablub KONI, Pagar Rujab Bupati Muna Malah Digembok
Pagar Rujab Bupati Muna yang dikunci. Foto: Sunaryo/Telisik

" Pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Muna, dijadwalkan dilaksanakan hari ini di rujab Bupati Muna, tapi peserta tak bisa masuk ke rujab karena pintu pagar tergembok "

MUNA, TELISIK.ID - Pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Muna yang dijadwalkan Sabtu (12/3/2022) hari ini, sedikit terganggu.  

Pintu pagar rumah jabatan (Rujab) Bupati Muna yang akan menjadi lokasi pelaksanaan Musorkablub digembok. Tak tahu apa alasan hingga kedua pintu masuk itu ditutup. Padahal, pihak panitia penyelenggara Musorkablub telah mendapatkan izin untuk menggunakan aula Rujab Galampano sebagai tempat musyawarah.

Dari informasi anggota Sat Pol PP yang piket di Rujab, pintu pagar digembok sejak Sabtu malam oleh ajudan pribadi bupati. Mereka tidak tahu juga siapa ajudab pribadi yang mengambil kunci gembok pagar itu.


"Dari tadi malam dikunci. Kita saja masuk panjat pagar. Teman yang piket kemarin, tidak bisa juga balik, karena motornya berada di dalam Rujab," kata salah seorang Pol PP yang piket.

Safaruni, Sekretaris Panitia Penyelenggara Musorkablub KONI Muna, sangat menyayangkan aksi penguncian pagar itu. Menurutnya, cara-cara itu sengaja dilakukan untuk menggagalkan Musorkablub.

"Kita tidak tahu, apakah Pemkab yang mau gagalkan atau siapa. Intinya, kita sudah minta izin untuk menggunakan fasilitas Rujab dan sudah diizinkan," kata Safaruni.

Baca Juga: Dua Balon Ketua KONI Muna Mendaftar, Nurhayat Fariki Berpotensi Terpilih Aklamasi

Pria yang karib disapa Kresek itu meminta agar Bupati LM Rusman Emba segera mengambil sikap mengingat organisasi KONI sangat berkontribusi bagi daerah.

"Jangan sampai karena ulah orang-orang di sekitar bupati, lantas akan mengganggu prestasi para atlet," ujarnya.

Sementara itu, Kabag Umum Pemkab Muna, Sahrun Raeba tidak bisa dikofirmasi. Dihubungi via ponselnya pun tidak aktif.

Berdasarkan informasi dari panitia, Sahrun hanya meminta pengamanan dari pihak kepolisian.

Baca Juga: KONI Muna Cari Ketua

Sampai saat ini, para perwakilan cabor telah berkumpul di luar pagar Rujab. Mereka juga heran, baru kali ini pintu Rujab terkunci. Padahal, fasilitas Rujab seringkali digunakan untuk kegiatan organisasi-organisasi di Muna.

Tim panitia penjaringan bakal calon (Balon) Ketua KONI sendiri telah selesai memplenokan hasil verifikasi dan validasi dukungan cabang olahraga (Cabor). Dari dua balon yang mendaftar yakni Direktur PDAM, Muhamad Nurhayat Fariki yang juga merupakan Ketua Cabor Pertina dan Kabid Anggaran, La Ode Abdul Salam yang juga Ketua Cabor PTMSI, tim penjaringan telah memutuskan, Muhamad Nurhayat Fariki memenuhi syarat dukungan 30 persen atau 11 cabor.

Nurhayat mengantongi dukungan 22 cabor dari 36 cabor. Tujuh dukungan dinyatakan gugur karena ganda. Sedangkan Abdul Salam sebenarnya memenuhi dukungan 11 cabor. Hanya saja, dari tujuh cabor dukungan ganda, satu cabor menyatakan mendukungnya, sehingga dukungan cabor tersisa lima. Nah, karena tidak memenuhi syarat dukungan, Abdul Salam dinyatakan gugur dan Nurhayat sebagai calon tunggal yang berpotensi terpilih secara aklamasi.  (A)

Reporter: Sunaryo

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga