adplus-dvertising

Megawati Nangis Lihat Jokowi Kurus Mikir Rakyat, Masih Diejek Kodok

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Kamis, 19 Agustus 2021
2352 dilihat
Megawati Nangis Lihat Jokowi Kurus Mikir Rakyat, Masih Diejek Kodok
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri Foto: Repro YouTube

" Meski sudah bekerja keras, kata Mega, Presiden masih saja diejek dengan sebutan kodok "

BALI, TELISIK.ID - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengaku kerap menangis melihat Presiden Joko Widodo sampai kurus karena memikirkan rakyat.

"Coba lihat Pak Jokowi. Saya suka nangis lho. Beliau itu sampai kurus. Kurus kenapa, mikir kita, mikir rakyat," kata Mega dilansir dari tayangan KompasTv.com, Kamis (19/8/2021).

Meski sudah bekerja keras, kata Mega, Presiden masih saja diejek dengan sebutan kodok. Menurutnya, orang-orang yang menghina Jokowi itu tidak bermoral.


"Masa masih ada yang mengatakan Jokowi kodok lah. Orang itu benar-benar tidak punya moral. Pengecut, saya bilang," tambah Mega.

Mega sendiri mengaku tidak khawatir menjadi sasaran bullying. Namun ia meminta semua orang bersikap jantan, beretika, bermoral, serta tidak berbicara secara serampangan.

Presiden kelima RI itu juga meminta agar kritik yang dilontarkan bersifat membangun dan solutif. Ia mengaku sedih saat mendengar ada yang mengatakan bahwa pemerintahan Jokowi gagal.

Mega lantas meminta agar orang yang menyebut Jokowi gagal bertemu langsung dengan mantan Wali Kota Solo itu.

Baca Juga: KPK Soroti Kepatuhan Laporan Harta Kekayaan Anggota DPR dan DPRD Menurun

Baca Juga: KPK Sita Aset Senilai Rp 88 Miliar dari Kasus Simulator SIM Korlantas Polri

"Saya hanya ingin orang itu datang baik-baik bertemu Pak Jokowi. Kegagalannya di mana dan konsep dari orang itu supaya tidak gagal seperti apa," ujar Mega.

Mega pun meminta Jokowi agar tetap tegar. Sebab, persoalan yang saat ini melanda Indonesia juga terjadi di semua negara di dunia, termasuk negara adidaya seperti Amerika Serikat.

Tidak hanya itu, Mega juga menegaskan bahwa PDIP akan tetap berada di belakang Jokowi.

"Saya katakan ke Pak Jokowi. Bapak yang tegar saja. Kami di belakang Bapak karena ini adalah cobaan bukan hanya di Indonesia tapi seluruh dunia," tuturnya seperti dilansir dari Cnnindonesia.com. (C)

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga