Pasien Positif COVID-19 di Kota Kendari Tembus 50 Kasus, Masyarakat Waspada

Musdar, telisik indonesia
Minggu, 17 Mei 2020
0 dilihat
Pasien Positif COVID-19 di Kota Kendari Tembus 50 Kasus, Masyarakat Waspada
Ilustrasi. Foto: Repro Ayojakarta.com

" Total pasien positif sampai dengan saat ini sebanyak 50 orang. "

KENDARI, TELISIK.ID - Jumlah pasien positif COVID-19 di Kota Kendari terus bertambah, hingga Minggu (17/5/2020) tercatat telah menembus angka 50 orang.

50 orang di antaranya, 35 sedang dalam perawatan, 12 sembuh dan tiga meninggal dunia.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Kota Kendari, dr. Alghazali Amirullah mengungkapkan catatan pasien ke 50 diisi seorang santri laki-laki 18 tahun asal Kecamatan Abeli usai pulang mondok dari salah pesantren di Ponorogo, Jawa Timur.

"Total pasien positif sampai dengan saat ini sebanyak 50 orang," terang dr. Alghazali.

Baca juga: Hasil Swab PDP Meninggal Asal Konawe Negatif

Perawatan pasien positif di Kota Kendari telah menyebar di tiga tempat yakni RSUD Kota Kendari, RSU Bahteramas dan RS Bhayangkara.

Jaring virus mematikan ini sudah tersebar di 10 Kecamatan dari total 11 Kecamatan di Kota Kendari. Lebih rinci disebutkan yakni Kecamatan Wuawua empat kasus, Kecamatan Kambu dua kasus, Kecamatan Baruga 14 kasus, Kecamatan Poasia delapan kasus, Kecamatan Abeli satu kasus, Kecamatan Kadia tiga kasus, Kecamatan Puuwatu enam kasus, Kecamatan Kendari Barat dua kasus, Kecamatan Kendari tiga kasus dan Kecamatan Mandonga tujuh kasus.

"Untuk Kecamatan Nambo tidak ada kasus," tambahnya.

Baca juga: Baru 15 Ribu Debitur di Sultra Dapatkan Keringanan Kredit

Alghazali tegas menekankan agar masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan, mengingat jumlah pasien positif tersebut kemungkinan masih akan bertambah, apalagi Kota Kendari sudah menjadi transmisi lokal penyebaran virus asal Negeri Tirai Bambu ini.

"Masyarakat agar selalu mendengarkan imbauan pemerintah yakni menggunakan masker, physical distancing dan social distancing serta selalu menerapkan PHBS dengan selalu mencuci tangan dengan sabun," jelas Alghazali.

Aghazali menyarankan kepada masyarakat untuk menjaga imun tubuh dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, olahraga cukup dan istirahat yang cukup.

"Dengan begitu, InsyaAllah kita terjaga dari penularan COVID-19," pungkasnya.

Reporter: Musdar

Editor: Sumarlin

Baca Juga