adplus-dvertising

Pemda Bombana Hapus Bantuan Perumahan Tahun Depan

Hir Abrianto, telisik indonesia
Kamis, 08 Desember 2022
631 dilihat
Pemda Bombana Hapus Bantuan Perumahan Tahun Depan
Baruga Moico, salah satu bantuan perumahan untuk masyarakat tidak mampu, sebagai upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bombana. Foto: Hir Abrianto/Telisik

" Pemerintah Kabupaten Bombana kucurkan anggaran ratusan hingga miliar rupiah untuk mengentas kemiskinan di daerah "

BOMBANA, TELISIK.ID - Selama 5 tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Bombana kucurkan anggaran ratusan hingga miliar rupiah untuk mengentas kemiskinan di daerah.

Pada kawasan pemukiman kumuh serta untuk masyarakat tidak mampu diberikan bantuan rumah layak huni, yakni melalui program unggulan Tafdil-Johan Salim.

Setelah masa pemerintahan Tafdil-Johan berakhir, program bantuan perumahan untuk masyarakat tidak mampu tetap diusulkan oleh dinas perumahan setempat.


"Kami tetap mengusulkan waktu penyusunan RABPD karena masih ada kawasana pemukiman kumuh yang belum bisa tersentuh selama ini masih ada 7 titik. Tapi setelah dibahas bersama dewan, ternyata untuk tahun 2023 tidak ada porsi anggaran untuk bantuan rumah," ucap Kepala Dinas Perumahan Bombana, Rusdiamin, Kamis (8/12/2022).

Meski begitu, pihaknya juga mengaku bakal tetap mengusulkan untuk anggaran di tahun 2024 nanti.

Baca Juga: Barang Bukti 74 Perkara Pidum Dimusnahkan Kejari Muna

"Kami akan tetap usulkan tahun-tahun berikutnya, karena masyarakat merasa terbantu dengan bantuan rumah selama ini," lanjutnya.

Selain menyukseskan program bantuan rumah (Baruga Moico), dinas perumahan juga selama ini mengurusi program gembira terang, yakni pemberian bantuan atau subsidi listrik kepada masyarakat tidak mampu di 22 kecamatan.

Baca Juga: KPU Jawa Timur Gelar Seleksi Rekrutmen PPK di Bawah Ancaman Erupsi Semeru

Pada tahun 2023, pemerintah menyediakan 270 kuota bantuan sambungan listrik. Hal ini disebutkan Kepala Bidang Kawasan Permukiman, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Bombana, Arif.

"Untuk listrik tahun 2023 kuotanya tinggal 270 sambungan rumah," sebutnya.

Di antaranya yang menjadi sasaran adalah rumah tangga kurang mampu dan rumah tangga yang pernah mendapatkan bantuan rumah dari pemerintah, tetapi belum memiliki sambungan daya listrik. (B)

Penulis: Hir Abrianto

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

Baca Juga