KENDARI, TELISIK.ID - Seorang polisi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan kelompok preman. Dua pelaku pengeroyokan berhasil ditangkap aparat Polsek Poasia.
“Dua orang sudah ditangkap. Jumlah pelaku ada 9 orang, sementara dalam pengejaran 4 orang yang terlibat langsung dalam kejadian tersebut,” jelas Kapolsek Poasia, AKP Jumiran, Minggu (4/8/2024) pagi.
Ia menjelaskan, dua pelaku inisial HR dan AL. Kedua orang tersebut terlibat pengeroyokan terhadap TH dan AM di salah satu rumah makan, Kamis (1/8/2024) pukul 02:50 Wita malam di Jalan A.H. Nasution Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu.
Waktu itu, anggota Polri PH (22) baru saja menyelesaikan makan di warung makan sari laut Bang Dien. Secara tiba-tiba dihampiri oleh kelompok orang tak dikenal dengan beranggotakan sembilan orang untuk memesan makanan, kemudian sembilan orang tersebut menegur korban PH dengan perkataan “Kamu yang bayar”.
Karena menolak menuruti permintaan para pelaku, pelaku langsung mengayunkan sebilah parang ke arah korban. Para pelaku juga memukul korban pada bagian wajah.
