KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara (Kolut) akan tetap memaksimalkan potensi keuangan yang ada untuk mencapai target-target prioritas pembangunan.

"Suasana Ramadan dua  tahun belakangan ini terasa beda dari tahun-tahun sebelumnya. Pandemi COVID-19 yang melanda seluruh penjuru dunia mengakibatkan kita harus melakukan pembatasan-pembatasan aktivitas termasuk di dalamnya aktivitas ibadah," terang Bupati Kolut, Drs. H. Nur Rahman Umar, MH dalam safari Ramadan  di Masjid Raya Desa Tiwu, Kecamatan Tiwu, Sabtu malam (23/4/2021).

Suasana tersebut lanjutnya, sangat terasa tahun lalu tatkala COVID-19 baru saja mewabah. Sebagai umat muslim tentu saja kita merasa sangat tak nyaman karena kegiatan tarawih bahkan salat Idul Fitri terpaksa dilakukan di rumah.

"Alhamdulillah tahun ini pelaksanaan ibadah Ramadan sedikit mengalami kemajuan. Surat Edaran Menteri Agama telah membolehkan kita untuk melakukan salat tarawih secara berjemaah demikian juga dengan salat Idul Fitri dengan ketentuan tetap mematuhi protokol kesehatan dan pembatasan jumlah jemaah maksimal 50 persen dari kapasitas tempat ibadah," jelasnya.

Baca juga: Ini Besaran Zakat Fitrah di Muna Barat