adplus-dvertising

Sebelum Staf KPU Yahukimo Dibunuh, Pelaku Katakan: Kamu Indonesia Ya

Muhammad Israjab, telisik indonesia
Rabu, 12 Agustus 2020
1336 dilihat
Sebelum Staf KPU Yahukimo Dibunuh, Pelaku Katakan: Kamu Indonesia Ya
Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw. Foto: Repro Google.com

" Memang korban Hendrik adalah ASN yang bertugas di KPU Yahukimo, namun saat insiden yang menewaskan dirinya, yang bersangkutan tidak sedang menjalankan tugas apalagi melakukan Coklit terkait tahapan Pilkada. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) Yahukimo, Papua Hendrik Johpinski (25), dibunuh orang tak dikenal, di Dekai, pada Selasa (11/8/2020) sore.

Saksi yang merupakan teman Hendrik, Kenan Mohi (38), mengaku, sempat mendengar penyerang yang tak dikenal itu menyebut ke korban, "Kamu Indonesia ya".

Hal tersebut disampaikan Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpau di Jayapura, dilansir dari Antara, Rabu (12/8/2020). Hendrik dan Kenan adalah staf KPU Yahukimo.


Ini disampaikan Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpau di Jayapura, dilansir dari Antara, Rabu (12/8). Hendrik dan Kenan adalah staf KPU Yahukimo.

Ketika dalam perjalanan, sekira pukul 14.30 WIT, keduanya dihadang warga yang menanyakan asal korban dan meminta menunjukkan KTP.

Menurut Paulus, saat korban mengeluarkan KTP, ia langsung ditikam dari belakang. Melihat korban dianiaya, Mohi berupaya menolong, namun tiba-tiba datang seorang warga dari arah hutan ikut menyerang.

Belum diketahui pasti motif penyerangan staf KPU Yahukimo tersebut. Meski demikian, dari keterangan Mohi terungkap para pelaku langsung kabur ke arah hutan.

Lebih lanjut, Paulus memastikan bahwa Kenan yang tewas dibunuh orang tak dikenal itu tidak sedang bertugas melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih.

Baca juga: Pelaku Penyerang Keluarga Umar Assegaf bin Jufri Tertangkap

"Memang korban Hendrik adalah ASN yang bertugas di KPU Yahukimo, namun saat insiden yang menewaskan dirinya, yang bersangkutan tidak sedang menjalankan tugas apalagi melakukan Coklit terkait tahapan Pilkada," ujar Paulus dikutip dari CNNIndonesia.com.

Korban meninggal di lokasi akibat luka-luka yang dideritanya, saat ini jenazahnya disemayamkan di Masjid Dekai. Dijadwalkan hari ini, Rabu (12/8/2020), jenazah Hendrik dibawa ke Banyumas, Jawa Tengah untuk dimakamkan.

Dari informasi yang diperoleh Kompas.com, korban akan dimakamkan di Yogyakarta pada hari ini.

Ketua KPU Papua, Theodorus Kossay, saat dihubungi, Rabu, membenarkan informasi tersebut.

"Rencananya hari ini jenazah dari Dekai ke Jayapura, lalu Jayapura ke Jakarta dan dari Jakarta ke Yogyakarta," kata Theodorus.

Selain itu, pihaknya mengecam insiden itu sebagai tindakan tak berperikemanusiaan.

"Ini tindakan biadab yang tidak berprikemanusiaan," kata dia.

Reporter: Muhammad Israjab

Editor: Kardin

Baca Juga