adplus-dvertising

Balai Jalan Usul Dua Lajur di Muna jadi Jalan Nasional

Sunaryo, telisik indonesia
Rabu, 26 Februari 2020
2461 dilihat
Balai Jalan Usul Dua Lajur di Muna jadi Jalan Nasional
Wakil Ketua Komisi V DPR-RI, Ridwan Bae bersama Kepala BPJN XXI Kendari, Yohanis Tulak Todingrara dan Bupati Muna, LM Rusman Emba menjnjau jalan Warangga. Foto : Naryo/Telisik

" Saya bersama Wakil Ketua Komisi V DPR-RI, Ridwan Bae sudah meninjau beberapa ruas jalan itu. Insya Allah beliau (Ridwan) akan memperjuangkan itu di pusat. "

MUNA, TELISIK.ID - Langkah Bupati Muna, LM Rusman Emba memperlebar jalan di kawasan Warangga menjadi dua lajur mendapat apresiasi dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XXI Kendari

Kepala BPJN XXI Kendari, Yohanis Tulak Todingrara menerangkan, jalan di Warangga sudah laik diperlebar, mengingat, kendaraan yang melewati jalan tersebut sangat padat. Makanya, bila tak ada aral melintang, jalan dua lajur yang telah diperlebar oleh Pemkab itu akan diambil oleh balai yang kemudian statusnya diusul untuk dinaikan menjadi jalan nasional. 

"Insya Allah akan diusulkan untuk ditingkatkan statusnya," kata Yohanis.


Baca Juga : Pemkot Kendari Serahkan Lima Raperda ke DPRD

Selain poros Warangga, juga ada jalan mulai dari Lagadi, Wakuru hingga Wamengkoli yang saat ini statusnya menjadi jalan provinsi akan diusulkan pula menjadi jalan nasional. 

"Saya bersama Wakil Ketua Komisi V DPR-RI, Ridwan Bae sudah meninjau beberapa ruas jalan itu. Insya Allah beliau (Ridwan) akan memperjuangkan itu di pusat," ungkapnya. 

Di wilayah Muna, saat ini jalan yang masuk jalan nasional mulai dari Tampo,  Kota Raha dan Tondasi, Muna Barat (Mubar). 

"Anggaran peningkatan dan pemeliharaanya semua dari APBN," sebutnya.

Baca Juga : MTQ XXXV Tingkatkan Kualitas Baca Alquran Menuju Konawe Gemilang

Sementara itu, Ridwan Bae berjanji akan memperjuangkan peningkatan status jalan di daratan Muna, Mubar dan Buton Tengah (Buteng) menjadi jalan nasional. Mantan Bupati Muna dua periode itu berobsesi seluruh ruas jalan bisa mulus, sehingga akses transportasi bisa lancar. Bukan hanya jalan, namun jembatan penghubung Muna-Buton dan Tampo-Tolitoli, Konawe Selatan (Konsel) juga menjadi prioritasnya selama duduk di senayan. 

 "Obesesi saya semua masyarakat mulai dari Baubau, Muna yang mau ke Kendari, Makassar, Sulawesi Tengah dan Manado bisa lewat darat naik kendaraan," ujarnya.

Baca Juga : Wakatobi Raih Penghargaan SAKIP Award 2019, Tertinggi di Sultra

Reporter: Naryo
Editor: Sumarlin

Artikel Terkait
Baca Juga