KENDARI, TELISIK.ID - Berbagai program dan upaya telah dilakukan Perwakilan BKKBN Sulawesi Tenggara dalam menanggulangi masalah stunting di Bumi Anoa. Salah satu upaya tersebut adalah dengan mengedukasi dan menanamkan kepedulian mahasiswa terhadap stunting.

Penanaman peduli stunting telah dilakukan oleh Tim Pengendalian Penduduk (Dalduk) Perwakilan BKKBN Sulawesi Tenggara. Dimana pihak BKKBN melakukan Fasilitasi dan Koordinasi Pendampingan Perguruan Tinggi langsung ke Desa Tongkoseng, Kecamatan Tontonunu, Bombana, untuk bertemu dengan para mahasiswa KKN USN yang terdiri dari berbagai jurusan, pada Rabu (9/8/2023).

Sekitar 14 mahasiswa menyambut kedatangan Tim Dalduk yang dipimpin langsung Ketua Timnya Dr. H. Mustakim. Kegiatan ini antara lain memiliki tujuan untuk menyebarkan virus "peduli stunting" (penting) di kalangan mahasiswa yang merupakan program mulia untuk menurunkan angka stunting yang telah dicanangkan oleh jajaran direktorat pendidikan kependudukan (Dirpenduk) BKKBN Pusat.

Pada kesempatan tersebut, dua materi pembekalan disampaikan jajaran Bidang Dalduk BKKBN Sulawesi Tenggara. Pembekalan tentang administrasi dan keuangan disampaikan oleh Wahyuning Sri Herdiani, S.Psi. Sedangkan Dr. Mustakim memberi pembekalan tentang materi stunting, yakni apa saja yang harus dilakukan oleh para mahasiswa selama KKN, berkaitan dengan pencegahan stunting.

Baca Juga: BKKBN Sulawesi Tenggara Dorong Dapur Sehat Atasi Stunting Manfaatkan Pangan Lokal