adplus-dvertising

Cegah Aksi Teror KKB, Polri Tingkatkan Keamanan PON XX Papua

M Risman Amin Boti, telisik indonesia
Kamis, 16 September 2021
2086 dilihat
Cegah Aksi Teror KKB, Polri Tingkatkan Keamanan PON XX Papua
Kabag Penum Devisi Humas Mabes Polri. Ahmad Ramdhan. Foto l: Risman/Telisik

" Satuan pengamanan gabungan telah mengidentifikasi kemungkinan hal-hal muncul, diantaranya gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) "

JAKARTA, TELISIK.ID – Polri memastikan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX bersama instansi lain telah menyiapkan rencana keamanan pesta olahraga empat tahunan tersebut.

Pasalnya dalam beberapa pekan terakhir, KKB terlibat dalam baku tembak dengan satuan tugas Nemangkawi di Papua.

Hal ini disampaikan Kabag Penum Devisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan. Menurut dia, satuan pengamanan gabungan telah mengidentifikasi kemungkinan hal-hal muncul, diantaranya gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).


“Itu sudah terindetifikasi dan tentunya TNI/Polri dan instansi lainnya untuk menyiapkan pencegahan gangguan keamanan yang disebabkan kelompok (KKB) itu," ujar Ramadhan kepada Telisik.id di Mebes Polri, Kamis (16/9/2021).

Ramadhan mengharapkan, dukungan kepada semua pihak agar PON XX Papua dilaksanakan mulai 2-15 Oktober 2021 dapat berjalan dengan baik.

“PON Papua bisa berjalan dengan damai dan aman. Mohon doa dari seluruh warga Indonesia," harapnya.

Baca Juga: Hadapi Virus Varian Baru, Masyarakat Harus Tetap Vaksin

Baca Juga: Wali Kota Kendari Singgung Lahirnya Oligarki yang Rusak Demokrasi dalam Pemilu

Lebih lanjut, Ramadan menjelaskan, terkait pengamanan saat ini pihaknya telah melakukan pencegahan dini pada seputaran pelaksanaan kegiatan.

“Di sana Polda Papua telah melakukan operasi kewilayahan itu difokuskan pada seluruh kegiatan atau rangkaian yang berhubungan dengan kegiatan PON XX," terangnya.

Diketahui, aksi teror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua telah melakukan tindakan yang bakal dikhwatirkan mengancam bagi penduduk sekitar wilayahnya.

Diantaranya, kepada tiga orang tenaga kesehatan (Nakes) yang nasibnya belum diketahui usai teroris KKB membakar SD hingga puskesmas di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Ketiganya masih dalam pencarian hingga saat ini. (A)

Reporter: M. Risman Amin Boti

Editor: Fitrah Nugraha

Baca Juga