Dinkes Kendari Bakal Gandeng Peneliti Nyamuk Cegah DBD

Nur Aziza, telisik indonesia
Selasa, 30 Januari 2024
0 dilihat
Dinkes Kendari Bakal Gandeng Peneliti Nyamuk Cegah DBD
Dinas Kesehatan Kota Kendari bakal gandeng peneliti nyamuk untuk cegah penyebaran penyakit DBD di tengah masyarakat. Foto: Ist.

" Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari akan bekerja sama dengan peneliti entomologi untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus Demam Berdarah Dengue (DBD) "

KENDARI, TELISIK.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari akan bekerja sama dengan peneliti entomologi untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kepala bidang pencegahan dan pengendalian (P2P) Dinkes Kota Kendari, Elfi mengatakan, kedepannya akan ada kerja sama dengan para ahli yang pakar nyamuk.

"Kedepannya kami dan para pakar nyamuk akan bekerja sama untuk mencegah penyebaran DBD," kata Elfi, Selasa (30/1/2024).

Elfi mengaku sangat berharap para peneliti merasa terpanggil untuk bergabung karena melihat kondisi saat ini perkembangan kasus DBD mengalami peningkatan.

Baca Juga: DPRD Soroti Fasilitas RSUD Kota Kendari untuk Pasien DBD Kurang Memadai

"Bukan hanya para peneliti bahkan tingkat masyarakat umum bisa berkontribusi untuk pencegahan kasus DBD," ujarnya.

Namun, kata Elfi, salah satu kendala untuk membuat tim kerja sama adalah terkait anggaran, apalagi saat ini adalah tahun politik yang tentunya anggaran yang ada tidak akan sama dengan tahun-tahun sebelumnya.

Kendati demikian, Dinkes Kendari terus berupaya untuk bekerja sama dengan lembaga penelitian.

Baca Juga: Cegah penyebaran DBD, Fogging Dilakukan di 125 Titik di Kota Kendari

Salah seorang pakar nyamuk yang sudah berkecimpung 8 tahun dalam penelitian nyamuk, Muhammad Sultanul Aulya mengatakan, dirinya sangat siap untuk terlibat dalam memutuskan mata rantai penyebaran virus DBD.

"Ketika ada keseriusan dari pemerintah untuk mengendalikan atau menekan nyamuk penyebar DBD ini, kami dari pihak peneliti sangat siap untuk membantu," kata Sultanul.

Sultanul berharap, pihak pemerintah mempunyai strategi baru dalam mencegah penyebaran virus DBD, karena menurutnya kasus ini akan terus ada setiap tahunnya dan tidak sedikit juga penderita dari kasus DBD yang korbannya meninggal dunia.

Dari hasil penelitian Sultanul, nyamuk Aides di setiap daerah tentunya memiliki karakter yang berbeda-beda. Sementara nyamuk Aides Kota Kendari salah satu nyamuk yang cepat berkembang biak. (B)

Penulis: Nur Aziza

Editor: Fitrah Nugraha

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga