adplus-dvertising

Jokowi dan Bahlil Kunker ke Bali dan Sultra, Ini Agendanya

Marwan Azis, telisik indonesia
Senin, 27 Desember 2021
787 dilihat
Jokowi dan Bahlil Kunker ke Bali dan Sultra, Ini Agendanya
Presiden Jokowi didampingi Seskab Pramono Anung dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia bertolak menuju ke Bali guna melakukan kunjungan kerja, Senin (27/12/2021). Foto: Setpres

" Presiden Jokowi bersama Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali, Senin (27/12/2021) "

JAKARTA, TELISIK.ID - Presiden Jokowi bersama Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia  melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali, Senin (27/12/2021).

Melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Kepala Negara bersama rombongan lepas landas dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pagi tadi.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin menyampaikan, setibanya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Presiden Jokowi langsung melanjutkan perjalanan menuju Kawasan Wisata Sanur, Kota Denpasar.


Di sana, Presiden Jokowi diagendakan untuk melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking Rumah Sakit (RS) Internasional Bali.

Setelahnya, Presiden Jokowi akan menuju Taman Werdhi Budaya Art Centre, yang ada di Kota Denpasar, untuk meninjau pameran Industri Kecil Menengah (IKM) Bali Bangkit.

Usai peninjauan, Presiden Jokowi bersama rombongan akan langsung menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, untuk kemudian lepas landas menuju Pangkalan TNI AU Haluoleo, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara.

"Di Sulawesi Tenggara, presiden diagendakan untuk meninjau pabrik pembuatan besi, hingga meninjau dan meresmikan pabrik smelter nikel," terangnya.

Baca Juga: KPK Terlibat Permainan Politik, Ini Respon Firli Bahuri

Turut mendampingi presiden dalam penerbangan menuju Provinsi Bali adalah Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (C)

Baca Juga: BPOM Temukan Puluhan Ribu Produk Pangan Kadaluwarsa, Tanpa Izin Edar dan Rusak

Reporter: Marwan Azis

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga