adplus-dvertising

Kenali 7 Efek Samping Penggunaan Softlens yang Perlu Diwaspadai

Sasmiraza, telisik indonesia
Kamis, 25 November 2021
1834 dilihat
Kenali 7 Efek Samping Penggunaan Softlens yang Perlu Diwaspadai
Mengenali efek samping penggunaan softlens atau lensa kontak. Foto: Repro Klikdokter.com

" Lensa kontak atau softlens pada umumnya dianggap aman untuk digunakan "

KENDARI, TELISIK.ID - Lensa kontak atau softlens pada umumnya dianggap aman untuk digunakan.

Entah itu sebagai pengganti kacamata untuk menunjang penglihatan mata yang memiliki rabun jauh, ataupun hanya sekedar untuk estetika atau riasan.

Namun, perlu kamu ketahui bahwa menggunakan softlens ada batas waktunya, tidak bisa dipakai selama 24 jam penuh, apalagi jika sampai berhari-hari tanpa dilepas.


Dilansir dari halodoc.com, berikut ini adalah beragam risiko dan efek samping penggunaan lensa kontak yang perlu diwaspadai:

1. Konjungtivitis atau Mata Merah

Konjungtivitis dan bintil pada mata akan terjadi jika kamu mengenakan softlens terlalu lama, bahkan sampai berhari-hari tanpa melepasnya.

Softlens akan menciptakan lingkungan lembap pada mata sebagai tempat berkembang biak mikroorganisme seperti virus dan bakteri.

Selain itu, kornea akan mengalami kekurangan oksigen ketika kamu memakai softlens. Sementara itu, tubuh tidak mampu melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau virus seefektif yang seharusnya.

Giant papillary conjunctivitis (GPC) adalah jenis konjungtivitis paling umum yang dialami oleh pemakai softlens karena iritasi berulang dari lensa kontak.

2. Mata Mengalami Kekurangan Oksigen

Oksigen sangat penting bagi mata. Dengan adanya softlens yang menetap di mata dan menutupi seluruh kornea terlalu lama, maka softlens akan menghalangi oksigen untuk mencapai mata.

Maka itu, dengan memakai lensa kontak atau softlens selama berhari-hari hingga sebulan dapat mengurangi pasokan oksigen ke mata.

Baca Juga: Girls, Lakukan 4 Rutinitas Ini Sebelum Tidur Demi Kecantikan Kulit Wajah Tetap Terawat

3. Mata Kering

Sindrom mata kering merupakan fenomena yang terjadi ketika mata menjadi lemah dan gatal. Hal ini akan mengakibatkan kornea menjadi luka. Softlens menyerap sebagian besar air mata untuk menjaga kelembutannya, sehingga mata kamu justru menjadi kering.

Kamu dapat menghindari peristiwa ini dengan tidak mengenakan softlens sepanjang waktu dan sering-seringlah mengistirahatkan mata dan menggunakan obat tetes mata untuk membuat kornea tetap terlumasi.

4. Alergi dan Infeksi Mata

Jika kamu memakai softlens terlalu lama, kamu mungkin akan mengalami infeksi pada mata atau alergi dalam jangka panjang. Infeksi terjadi karena abrasi kornea.

Jika kamu memiliki mata kering atau jika softlens tidak dipasang dengan benar di permukaan mata, itu dapat menyebabkan abrasi kornea.

5. Ulkus Kornea

Saat bakteri, jamur dan virus muncul pada kornea dan dibiarkan tanpa diobati, maka kondisi ini akan berkembang menjadi tukak kornea. Kondisi ini bahkan dapat menyebabkan kebutaan permanen dalam kasus-kasus yang ekstrem.

Baca Juga: Awas, Begini Cara Hecker Kuras Uang di Rekening Tabunganmu

6. Ptosis

Apabila kelopak mata kamu mulai mengeluarkan cairan seperti air liur dan kamu kesulitan membukanya, maka kemungkinan kamu mengalami ptosis. Terkadang cairan ini juga dapat bergerak ke dalam jaringan dan menarik kelopak mata, terutama saat softlens akan dilepas.

7. Refleks Kornea Berkurang

Refleks kornea adalah cara otak memberi tahu kelopak mata untuk menutup setiap kali ada bahaya yang masuk.

Misalnya, seperti benda terbang, embusan angin, atau apa pun yang dapat merusak mata. Jika kamu terlalu sering mengenakan softlens, maka dapat melemahkan refleks ini. Artinya kelopak mata tidak akan menutup dengan cukup cepat, sehingga dapat menimbulkan bahaya dalam situasi tertentu.

Dengan mengetahui efek samping tersebut, kamu perlu lebih memperhatikan kesehatan mata. Melansir hellosehat com, berikut ini adalah hal-hal yang harus kamu cermati dalam menggunakan lensa kontak:

- Jangan tidur dengan menggunakan lensa kontak karena hal ini akan membuatnya menjadi kering dan memicu iritasi.

- Hindari menggunakan lensa kontak milik orang lain, terlebih jika lensa tersebut telah digunakan.

- Lepaskan lensa kontak jika Anda hendak berenang, sebab air kolam mengandung bakteri dan kotoran yang dapat menyebabkan infeksi pada mata.

- Pastikan Anda membuang sisa cairan pembersih yang terdapat pada tempat penyimpanan. Selalu gunakan cairan yang baru untuk menyimpan lensa kontak yang telah Anda gunakan.

- Jangan menggunakan cairan pembersih yang telah kedaluwarsa, sekalipun cairan masih tersisa banyak dan tampak jernih.

Dengan menerapkan cara pakai softlens yang tepat, Anda dapat mengurangi risiko infeksi mata. Efek pakai softlens lainnya, seperti iritasi juga bisa dicegah dengan penggunaan lensa yang benar. (C)

Reporter: Sasmiraza

Editor: Fitrah Nugraha

Artikel Terkait
Baca Juga